Simak Tips Lengkap Cara dan Langkah Tepat Budidaya Microgreens

Ilustrasi Microgreens (Pixabay)

Editor: Reza P - Sabtu, 22 Januari 2022 | 16:30 WIB

Sariagri - Tren microgreens sudah menjadi populer di masyarakat sebagai makanan sehat dan bergizi tinggi, membuat aktivitas ini menjadi pilihan hobi baru. 

Budidaya microgreens cukup mudah dipelajari dan memiliki kandungan gizi serta usia panen yang singkat adalah beberapa kelebihan dari usaha budidaya microgreens.

Microgreens adalah sayuran hijau muda dengan tinggi sekitar 2,5 hingga 7,5 Cm. Memiliki rasa aromatik dan kandungan nutrisi terkonsentrasi dengan berbagai warna dan tekstur.

Microgreens lebih mirip dengan baby green, di mana hanya batang dan daun yang dianggap dapat dimakan. 

Namun, tidak seperti baby green, ukuran microgreens jauh lebih kecil dan bisa dijual sebelum dipanen.

Tanaman ini sangat mudah untuk ditanam. Bisa ditanam di berbagai lokasi, termasuk di luar ruangan, di rumah kaca dan bahkan di jendela. Baik dalam skala kecil maupun skala besar.

Cara Menumbuhkan Sendiri

Microgreens mudah ditanam. Kamu tak memerlukan banyak peralatan atau waktu yang panjang. Dapat tumbuh sepanjang tahun, baik di dalam maupun di luar ruangan. Berikut cara budidaya microgreens di rumah.

Alat dan Bahan 

  • Benih microgreens (diusahakan organik dan bebas pestisida).
  • Media tanam yang steril. Dapat berupa tanah, perlite, vermiculite, cocopeat, rockwool atau media tanam campuran yang dapat dibeli di toko-toko pertanian.
  • Wadah untuk menanam microgreens. Berupa kotak kontainer khusus menanam microgreens atau dapat menggunakan baki plastik, tray dan sejenisnya.
  • Botol sprayer.
  • Kertas label.

Langkah Kerja

Siapkan alat dan bahan yang dibutuhkan. Apabila hendak menanam benih-benih berukuran besar seperti ryegrass, kacang hijau atau bunga matahari, sebaiknya direndam terlebih dahulu di dalam air hangat semalaman. Untuk benih-benih yang berukuran kecil tidak perlu direndam.

Jika menggunakan wadah yang berlubang-lubang, alasi permukaan wadah dengan kain bersih.

Isi tray dengan media tanam dengan ketinggian dua hingga tiga sentimeter. Semprot media tanam dengan air menggunakan botol sprayer hingga dirasa cukup lembab. Kemudian, ratakan media tanam di seluruh permukaan tray agar ketinggiannya sama.

Sebarkan benih secara merata pada media tanam tersebut dengan memperhatikan jenis sayuran yang ditanam untuk menentukan kepadatan microgreens. Beri label berisikan nama benih dan tanggal semai pada tray.

Semprotkan air pada media secara perlahan agar tidak terlalu basah atau becek.

Letakkan tray yang sudah ditanam benih di area sedikit cahaya matahari, jangan diletakkan langsung di bawah matahari. Untuk dua hingga tiga hari pertama, tray semai ditutup menggunakan kain untuk mempercepat perkecambahan.

Semprot media dan benih pada wadah secara teratur dua hingga tiga kali setiap hari untuk menjaga kelembapan media.

Setelah dua hingga tiga hari, kain dapat dibuka dan semprot secara teratur agar benih dapat tumbuh baik. Bisa menambahkan larutan rumput laut ke dalam botol air untuk disemprotkan pada kecambah setiap hari. 

Apabila menggunakan media tanam hidroponik, larutkan nutrisi khusus hidroponik atau AB mix pada air yang digunakan untuk menyemprot tanaman. Jika microgreens telah berkecambah penuh, semai dapat dipindahkan ke area yang terkena matahari, namun tetap ternaungi dan cukup teduh.

Rawat microgreens setiap hari dengan rutin menyemprotkannya hingga tumbuh mencapai ketinggian tiga sampai 10 sentimeter, tergantung jenis microgreens yang disemai.

Tanaman microgreens yang terawat dengan baik dapat dipanen setelah dua hingga empat minggu, tergantung jenis dan lingkungan tempat tumbuh. Panen microgreens dengan menggunakan gunting yang bersih dan tajam. Gunting dari pangkal dekat media tanam, kemudian microgreens dapat ditampung di wadah yang bersih.

Kemudian, hasil panen dicuci menggunakan air bersih dan tiriskan. Microgreens siap dikonsumsi maupun diolah menjadi makanan.

Baca Juga: Simak Tips Lengkap Cara dan Langkah Tepat Budidaya Microgreens
Tidak Rumit, Begini Cara Budidaya Pare

Kelemahan menanam microgreens adalah, hanya dapat dipanen sekali dan tidak dapat tumbuh kembali. Apabila ingin menanam kembali, media tanam harus diganti dan mengulangi langkah-langkah penanaman hingga panen.

Jika ingin memproduksinya dengan tujuan usaha, harus dibuat dalam skala besar dengan perawatan yang detail pula. Kamu bisa berkreasi menanam jenis sayuran yang berbeda dalam satu wadah tanam agar mendapatkan hasil yang bervariasi.

Video Terkait