Manfaat Kencur, Tanaman Herbal yang Beri Aroma dan Cita Rasa pada Masakan

Kencur atau cikur dalam bahasa Sunda (Sariagri/Andry Hariana)

Editor: Tanti Malasari - Senin, 24 Januari 2022 | 15:30 WIB

Sariagri - Kencur adalah salah satu jenis rempah-rempah yang dimiliki Indonesia. Ia termasuk salah satu tanaman tropis yang tumbuh dengan subur di berbagai negara, khususnya Asia Tenggara. Saat ini, hasil tanaman rempah ini sangat menyebar luas. Selain dibudidaya, ia sudah banyak dipelihara di pekarangan rumah-rumah sebagai tanaman obat keluarga atau toga.

Tumbuhan ini memiliki banyak manfaat besar bagi kelangsungan hidup sehari-hari. Bagian yang sering digunakan atau diperjualbelikan dari tanaman yang punya nama latin Kaempferia galanga ini, adalah bagian buah akar. Buah akar ini tumbuh di bawah tanah dan sering disebut sebagai rimpang atau rizoma.

Sederet manfaat yang dimiliki kencur

1. Menyedapkan masakan

Penduduk Asia sudah umum dengan penggunaan kencur. Dalam kehidupan sehari-hari, tanaman yang kebanyakan ditanam pada saat musim hujan ini, sangat dikenal luas sebagai bumbu masakan. Penambahannya pada makanan dapat memberi cita rasa dan aroma yang khas pada makanan. Biasanya tanaman ini digunakan sebagai campuran bumbu berbagai masakan seperti: sambal oncom, urap, rempeyek, bumbu pecel, seblak, serta aneka sayuran berkuah.

2. Menghilangkan masuk angin

Selain bermanfaat pada masakan, ia juga kerap dijadikan sebagai ramuan pengobatan obat tradisional untuk mengobati berbagai macam penyakit. Di Indonesia sendiri, rempah ini sering diolah menjadi minuman herbal yang sudah dikenal luas, bernama jamu beras kencur. Minuman ini memiliki manfaat untuk menambah daya tahan tubuh, menghilangkan masuk angin serta bisa merevitalisasi tubuh dari kelelahan.

3. Mengencangkan urat

Tak hanya itu saja, tanaman obat ini juga bisa mengobati atau mengencangkan urat kaki. Caranya cukup campurkan parutan rempah ini dengan minyak kelapa, lalu gunakan pada bagian yang sakit atau keseleo sambil dipijat pelan.

4. Mengurangi stress

Khasiat selanjutnya yaitu sebagai bahan pengobatan lainnya adalah untuk relaksasi. Masyarakat dulu percaya ekstrak dari tanaman ini bisa memberikan efek menenangkan, sementara aromanya yang khas juga bisa dijadikan sebagai aromaterapi. Aromaterapi ini diyakini dapat memberi efek sedatif yang menenangkan pikiran, sehingga berpengaruh pada rasa stress atau depresi.

5. Menambah nafsu makan

Mengonsumsi jamu yang mengandung tanaman ini, sudah sejak lama digunakan untuk menambah nafsu makan terutama bagi anak-anak yang susah makan. Bukan hanya sebagai herbal penambah nafsu makan, kencur pun dipercaya bisa mengobati penyakit maag serta radang lambung dengan mengonsumsinya mentah setelah diiris tipis.

6. Mengobati rasa nyeri

Manfaat lainnya adalah obat anti radang dan juga anti nyeri. Dalam beberapa kasus, masyarakat Indonesia menggunakan kencur untuk mengobati rasa nyeri atau sakit yang terjadi ketika pembengkakan, demam, rematik, sakit gigi, nyeri sendi, nyeri otot, perut, dan sakit kepala.

Baca Juga: Manfaat Kencur, Tanaman Herbal yang Beri Aroma dan Cita Rasa pada Masakan
5 Jenis Sup Ini Cocok Dinikmati Saat Musim Hujan

7. Mengobati batuk

Penyakit lain yang bisa diobati adalah batuk berdahak. Hal ini dikarenakan, tanaman ini dipercaya mampu untuk mengontrol minyak yang berlebih, menghaluskan, serta mengencangkan kulit dengan menumbuknya hingga halus dan mengaplikasikannya pada kulit muka atau kulit tubuh kita.

Cara pengolahan

Tanaman obat ini dapat dikonsumsi setiap hari tanpa memberikan efek samping. Pengolahannya bisa dilakukan dengan dua cara, yaitu cara tradisional maupun cara modern yang sudah praktis dan mudah digunakan. Masyarakat dulu mengonsumsi kencur yaitu dengan cara dimakan secara langsung atau lewat jamu dan obat-obatan tradisional lainnya. Namun kini tanaman herbal ini telah banyak diolah dalam bentuk kapsul, bubuk sehingga mudah dikonsumsi.

Video Terkait