Fakta Bunga Wijaya Kusuma, ‘Si Ratu Malam’ yang Sangat Cantik Jelita

Ilustrasi bunga wijaya kusuma (Wikimedia Commons)

Editor: Tanti Malasari - Selasa, 25 Januari 2022 | 22:00 WIB

Sariagri - Berbicara mengenai flora di Indonesia memang tidak ada habisnya. Ada banyak flora yang ada di negeri kita dengan keanekaragaman dan keunikannya masing-masing. Tak terkecuali dengan bunga wijaya kusuma.

Bunga dengan nama latin Epiphyllum Anguliger ini, termasuk jenis tanaman kaktus yang bisa ditemui pada daerah beriklim tropis. Sejatinya bunga ini berasal dari Meksiko, yang kemudian dibawa oleh para pedagang China ke Indonesia lewat jalur laut di zaman kerajaan Majapahit.

Tanaman ini bersifat epifit yakni tumbuh di permukaan tanaman lain untuk memperoleh nutrisi dari kelembaban lingkungan sekitar seperti udara dan air hujan.

Keunikan bunga wijaya kusuma

Ada keunikan yang dimiliki bunga ini, yaitu hanya mekar saat malam hari. Tak heran banyak yang menyebutnya dengan nama bunga ratu malam. Hal ini dikarenakan mereka termasuk bunga yang mempunyai gerakan khusus, yaitu skototropisme.

Gerakan ini adalah gerakan pertumbuhan tanaman yang menjauhi cahaya. Gerakan ini terjadi karena rangsangan gelap yang diterima oleh sel-sel tanaman. Biasanya, bunga mulai mekar pada pukul 8 hingga 10 malam, hingga mencapai puncaknya pada pukul 12 hingga 3 pagi, dan tutup sebelum fajar.

Saat bermekaran, kelopak mereka akan membesar dengan anggun ditengah kegelapan dan mengeluarkan bau semerbak wangi. Sedangkan saat siang hari, mereka akan menutup untuk menghindari cahaya matahari.

Ciri-ciri bunga wijaya kusuma

Tanaman ini memiliki batang yang terbentuk dari daun-daun yang mengeras dan mengecil membentuk silinder. Tinggi mereka dapat mencapai 2-3 meter dengan daunnya yang memiliki panjang sekitar 13-15 cm.

Meskipun termasuk keluarga kaktus mereka memiliki daun yang berwarna hijau dan pipih. Daunnya juga sangat halus dan tidak berduri seperti kaktus pada umumnya.

Bunga mereka berdiameter 10 cm dengan warna putih dan menghasilkan buah yang berwarna merah dengan biji hitam. Biji dari buah tersebut nantinya bisa digunakan untuk pembiakan selanjutnya.

Jenis bunga wijaya kusuma

Bunga ini juga mempunyai beberapa spesies, salah satunya yang paling terkenal adalah wijaya kusuma keris. Hal ini dikarenakan tanaman ini memiliki daun yang berbentuk lengkak-lengkuk menyerupai keris. Tanaman hias wijaya kusuma keris ini juga mempunyai bunga yang bentuknya menyerupai hewan cangkang laut berwarna merah pink keputihan.

Untuk pemeliharaannya tanaman wijaya kusuma keris ini harus ditempatkan yang agak teduh. Dalam pertumbuhannya ia terbilang sangat cepat keluar bunganya

Manfaat bunga wijaya kusuma

Meskipun terdengar masih asing, namun tanaman ini memiliki manfaat tak terduga bagi manusia. Dirangkum dari berbagai sumber, bunga ini dapat meredam rasa sakit serta menetralisir pembekuan darah.

Selain itu bunga ini juga dipercaya dapat mempercepat penyembuhan luka abses, mengobati bisul, radang tenggorokan, obat batuk, asma hingga pendarahan. Bahkan bunga ini juga dipercaya dapat mengatasi tuberkolosis paru-paru yang disertai asma, batuk dan muntah darah.

Baca Juga: Fakta Bunga Wijaya Kusuma, ‘Si Ratu Malam’ yang Sangat Cantik Jelita
Bunga Anggrek, Tanaman Cantik yang Punya Makna Penting di Kehidupan

Harga bunga wijaya kusuma

Harga tanaman ini tergolonga relatif terjangkau. Di pasaran atau took tanaman hias, bunga ini dijual dengan harga yang variatif mulai dari belasan hingga puluhan ribu rupiah untuk satu pohonnya. Perbedaan harga dipengaruhi oleh ukuran dan jenis dari tanaman itu sendiri.

Mitos bunga wijaya kusuma

Bagi masyarakat Jawa, bungan ini menjadi syarat bagi seseorang yang hendak naik takhta. Mitos ini sangat dipercayai di kalangan keratin baik di Yogyakarta maupun Solo. Selain itu, bunga cantik ini juga dipercaya sebagai pusaka bagi Raja Dwarawati, Prabu Kresna, yang merupakan titisan Batara Wisnu, sang pelestari alam.

Video Terkait