Berawal dari Keinginan Konsumsi Sayuran Sehat, Wanita Ini Terjun Jadi Petani Hidroponik

Irda Firdhalitha, petani hdroponik asal Subang, Jawa Barat (Istimewa)

Penulis: Rashif Usman, Editor: Dera - Sabtu, 29 Januari 2022 | 11:00 WIB

Sariagri - Tren urban farming semakin banyak diminati oleh masyarakat Tanah Air beberapa tahun belakangan ini. Salah satu bentuk praktiknya adalah penggunaan sistem hidroponik.

Hidroponik merupakan sistem pertanian yang menggunakan media tanam air. Hasil panen sayuran atau buah dari hidroponik juga dinilai sehat lantaran menerapkan sistem penanaman organik.

Seperti halnya yang dilakukan oleh Irda Firdhalitha (33) asal Subang, Jawa Barat. Berawal dari keinginan mengonsumsi sayuran sehat untuk keluarga, Irda mulai terjun ke menjadi petani hidroponik.

"Awalnya sih cuma hobi menanam di 2018 akhir. Waktu itu coba-coba pengen konsumsi sayuran sehat buat keluarga. Yauda saya pakai hidroponik," kata Irda kepada Sariagri.id.

Awal mula menjadi petani hidroponik

Irda mengungkapkan bahwa awalnya ia belajar hidroponik secara otodidak. Ia mulai belajar mandiri hidroponik dari media sosial.

"Awal belajar dari lihat youtube dan grup-grup facebook. kalau dulu belum pernah ikut pelatihan hidroponik khusus. Pas sekarang sewaktu sudah masuk ke usaha baru ikut pelatihan," ucapnya.

Irda kini memiliki total 5 ribu lubang tanam hidroponik di lahan seluas 300 meter. Ia mengakui kalau sekarang lebih fokus untuk menanam sayuran selada dengan sistem NFT (Nutrient Film Technique).

"Kita tanam awal ada kangkung, sawi, selada, seledri, kale, cabe rawit dan daun mint itu pernah. Tapi kalau sekarang fokusnya selada semua. Karena hitungannya pandemi jenis sayuran lainnya sudah mulai berkurang permintaan, sedangkan permintaan selada meningkat," ujar wanita yang kini mantap menjadi petani hidroponik tersebut.

Untuk pemasaran, Irda menjelaskan bahwa ia rutin mengirim hasil panen sayurannya ke rumah makan dua kali sehari. Selain itu, Irda juga memasarkan hasil panennya ke para offtaker.

Baca Juga: Berawal dari Keinginan Konsumsi Sayuran Sehat, Wanita Ini Terjun Jadi Petani Hidroponik
Kisah Richard Geluti Pertanian Hidroponik, Hasil Panen Capai 1 Ton per Bulan

"Pemasaran ke rumah makan, dua hari sekali rutin kirim ke rumah makan. Sekali ngirim kalau lagi full itu 20-25 kg," jelasnya.

"Selain restoran ke offtaker, semacam mitra lagi. Jadi dia punya kebun kekurangan barang, saya supply. Itupun kalau di sayuran di kebun lagi melimpah," pungkasnya.

Video Terkait