Mengenal Buah Coklat, Asal Muasal Coklat Batang yang Banyak Digemari

Ilustrasi kakao (Pixabay)

Editor: Tanti Malasari - Selasa, 1 Februari 2022 | 12:10 WIB

Sariagri - Siapa yang tidak mengenal coklat? Camilan yang disukai oleh banyak orang ini, memiliki rasa yang manis dan nikmat. Namun tahukah kamu, kalau awal mulanya buah coklat ini sebenarnya memiliki rasa yang pahit. Ya, buah coklat atau kakao ini merupakan asal muasal cokelat yang selama ini kita nikmati, baik dalam bentuk coklat batangan atau minuman rasa coklat.

Spesifikasi buah coklat

Coklat adalah tanaman parennial atau tumbuh tahunan, yang bernama Theoboroma cacao. Ia dapat tumbuh tinggi mencapai 10 meter. Ia tumbuh langsung dari batangnya dan berasal dari bunga putih kemerahan yang menghasilkan buah berbentuk lonjong seperti bola rugby.

Dalam sekali panen, tanaman ini bisa menghasilkan buah yang cukup besar dan masing-masing mengandung 20 sampai 60 biji

Kulitnya bertekstur bergaris-garis dan mengkilap. Ketika buah coklat matang siap untuk dipanen justru berwarna kuning. Isinya buka berwarna coklat melainkan berwarna putih lembut. Warna buah baru berubah coklat setelah proses penjemuran

Kandungan buah coklat

Tidak seperti coklat batangan yang sudah siap dikonsumsi, rasa buah coklat mentah sangat pahit. Namun disinilah letak manfaatnya, sebab buah yang masih mentah justru mengandung kadar antioksidan paling tinggi dibandingkan sudah diolah.

Tercatat ada beragam macam kandungan yang dimiliki biji dari buah ini, diantaranya adalah kalori, lemak, kolesterol baik, natrium, karbohidrat, protein, gula, serat makanan, kalsium dan zat besi.

Namun mengonsumsi buahnya tidak dianjurkan, sebab khawatir berisiko mengakibatkan efek alergi bagi tubuh. Konsumsi buah ini yang sudah berbentuk bubuk tentu akan lebih baik bagi kesehatan.

Manfaat bubuk coklat untuk kesehatan

Berbeda dengan coklat batangan yang manis, sebab hanya coklat bubuk murni atau coklat hitam sajakah yang baik dan memiliki manfaat besar bagi kesehatan. Adapun manfaat yang bisa dirasakan adalah sebagai berikut :

1. Menurunkan tekanan darah

Bubuk coklat murni mengandung senyawa nitrogen oksida yang dapat melebarkan pembuluh darah. Jika diminum rutin maka coklat ini diyakini dapat menurunkan tekanan darah bagi penderita hipertensi.

2. Mencegah penyakit jantung

Hipertensi adalah salah satu faktor yang menyebabkan penyakit jantung. Oleh karena itu selain kandungan nitrogen oksida, ada juga senyawa antioksidan flavonoid yang berperan dan mencegah risiko penyakit jantung.

3. Menambah stamina

Bubuk coklat murni adalah sumber kalori yang baik, sehingga bisa memberikan tambahan energi dan membuat kamu jadi lebih berstamina dalam menjalani aktivitas. Ditambah lahi kandungan kafein di dalamnya yang dikenal sebagai stimulan alami yang bisa membuat kamu tetap fokus dan terjaga.

4. Memelihara fungsi otak

Kandungan antioksidan flavanoid yang terkandung di dalam bubuk coklat terbukti dapat memelihara fungsi kinerja otak sehingga dapat memperlambat proses penurunan daya ingat pada orang lanjut usia. Hal ini karena kandungan tersebut mampu melancarkan aliran darah ke otak dan mengurangi dampak kerusakan sel otak akibat pertambahan usia.

5. Memperbaiki suasana hati

Banyak yang mengatakan mengonsumsi coklat bisa memperbaiki suasana hati. Dan faktanya memang benar. Senyawa theobromine dan kafein yang terkandung di dalam bubuk coklat dapat memengaruhi suasana hati menjadi lebih positif. Selain itu, zat aktif phenethylamine dalam coklat juga dapat meningkatkan produksi endorfin, yang bisa melawan rasa stres.

6. Mencegah kanker

Berkat antioksidan yang tinggi dan bersifat antiradang, bubuk coklat ini bisa mencegah pertumbuhan sel kanker dalam tubuh dan menangkal radikal bebas efek kerusakan sel, sehingga tubuh terhindar dari risiko kanker.

Harga dan pengolahan

Para petani menjual buah coklat biasanya ada dua jenis, yaitu yang tidak difermentasi dan yang kering atau telah difermentasi. Untuk coklat yang tidak terfermentasi biasanya diharga berkisar Rp27ribu hingga Rp30ribu per kg kering, sedangkan yang telah terfermentasi dengan kualitas bagus harganya bisa sampai Rp40.000 hingga Rp45.000 per kg kering.

Baca Juga: Mengenal Buah Coklat, Asal Muasal Coklat Batang yang Banyak Digemari
Senggani, Tanaman Liar yang Miliki Segudang Manfaat

Biji-biji coklat yang sudah difermentasi dengan kualitas bagus, tidak hanya laku dijual di dalam negeri tetapi juga hingga ke luar negeri, bahkan sudah ada negara yang rutin memesan biji coklat dari Indonesia, yaitu Belanda yang kemudian mereka akan dijual kembali ke negara-negara Eropa.

Biji coklat itu kemudian akan diolah menjadi coklat bubuk, yang mana nantinya bubuk tersebut akan digunakan untuk berbagai macam olahan makanan dan minuman, seperti pembuatan coklat batangan, buah puding coklat, bolu coklat, minuman rasa coklat, dan lain sebagainya.

Video Terkait