Fakta Menarik Genjer, Tanaman yang Dianggap Gulma dan Tumbuh di Rawa-rawa

Ilustrasi tanaman genjer. (foter)

Penulis: Putri, Editor: Dera - Selasa, 22 Februari 2022 | 20:40 WIB

Sariagri - Selain kangkung atau bayam, terdapat sayuran yang nikmat dijadikan sebagai tumisan, yaitu genjer. Sayuran yang memiliki nama latin Limnocharis flava merupakan jenis tumbuhan rawa yang banyak dijumpai di sawah atau perairan dangkal.

Daunnya seperti dilapisi lilin dan memiliki batang yang berongga. Daun tersebut dapat hidup selama satu tahun dan berbunga sepanjang tahun.

Meski dikenal sebagai menu santapan, daun yang juga disebut sebagai daun kelayan ini dianggap sebagai gulma, sama halnya dengan eceng gondok. Hal tersebut dikarenakan di daerah-daerah tertentu, daun ini mengganggu lahan pertanian.

Namun perlu diketahui, meski dianggap sebagai gulma, daun yang merupakan sejenis tanaman paku ini ternyata banyak manfaatnya, terutama untuk kesehatan manusia. Mengutip situs resmi Litbang Jakarta, daun yang juga disebut yellow sawah lettuce ini kaya akan energi, protein, lemak, karbohidrat, serat dan mineral.

Selain itu, dalam setiap 100 gram daun yang memiliki sensasi renyah ini mengandung energi 39 kkal, protein1,7 gram, lemak 0,2 gram, karbohidrat 7,7 gram, dan serat 0,95 gram.

Mineral yang terdapat di daun ini antara lain kalsium, fosfor, zat besi, kalium, natrium, magnesium, zinc dan tembaga. Daun dan bunganya mengandung juga zat kardenolin,flavonoida dan polifenol.

Berikut ulasan lainnya manfaat daun genjer untuk kesehatan

1. Menjaga Kekuatan Gigi dan Tulang

Kalsium dan fosfor yang terkandung pada sayuran ini yaitu mampu menguatkan gigi dan tulang. Kalsium dan fosfor memang tidak diproduksi secara mandiri oleh tubuh, oleh sebab itu pengonsumsian daun ini bisa menjadi pilihan untuk pemenuhan kedua gizi tersebut. Konsumsi daun ini dalam jumlah yang tepat juga dapat menghindari osteoporosis.

2. Menjaga Kesehatan Kulit

Karena mengandung banyak air, daun ini sangat baik untuk menjaga kelembaban kulit. Selain itu antioksidan yang terkandung dalam sayuran ini juga mampu meningkatkan pertahanan kulit dari sinar ultraviolet, yang menjadi penyebab penuaan dini kulit seperti kerutan dan noda hitam.

3. Sumber Tenaga bagi Ibu Hamil

Beberapa ibu hamil kerap merasa lemas, bahkan mengakibatkan aktivitasnya terganggu. Kalori yang terdapat dalam daun ini dapat menambah tenaga dan stamina ibu hamil. Selain itu, daun ini juga mampu membentuk otot dalam tubuh. Daun tersebut bisa dikombinasikan dengan makanan tinggi protein lainnya agar ibu hamil dapat mendapatkan kekuatan dan energi secara maksimal.

4. Meningkatkan Daya Tahan Tubuh

Daun yang bisa ditemukan di rawa-rawa ini juga memiliki kandungan vitamin C, yang mana dapat meningkatkan daya tahan tubuh. Jika memilki daya tahan tubuh yang kuat, kamu tidak mudah sakit. Selain itu, vitamin C juga dapat membantu pembentukan kolagen, penyerapan zat besi, dan mempercepat penyembuhan luka.

5. Mengatasi Anemia

Dalam 100 gram penyajiannya, terdapat kandungan 2,1 mg zat besi dalam daun ini. Zat besi begitu dibutuhkan tubuh manusia untuk pembentukan sel darah merah dan mempercepat penyembuhan luka. Jika dikonsumsi dengan tepat, daun ini dapat menghindarkan kamu dari gejala anemia seperti lelah, lemas dan pusing akibat kekurangan darah.

Setelah mengetahui berbagai manfaatnya, tidak ada salahnya untuk mencoba mengonsumsi sayur tersebut. Agar tidak terlalu pahit, sayuran ini dapat direndam dalam air garam terlebih dahulu, lalu dibilas sebelum diolah. Selain itu, daun ini juga direbus sebentar terlebih dahulu sebelum dijadikan menu tumisan.

Berikut cara masak daun genjer dan bisa menjadi pilihan menu utama

Baca Juga: Fakta Menarik Genjer, Tanaman yang Dianggap Gulma dan Tumbuh di Rawa-rawa
Manfaat Daun Kenikir, Lalapan yang Miliki Rasa Pahit

Bahan:

  • Seikat daun genjer.
  • Gula secukupnya.
  • Garam secukupnya.
  • Merica secukupnya.

Bumbu Halus:

  • Cabe rawit sesuai selera.
  • Satu sendok makan terasi.
  • Empat siung bawang putih.
  • Lima siung bawang merah.
  • Setengah potong buah tomat.

Cara membuat:

  • Cuci bersih daun sayuran ini. Lalu, potong kasar.
  • Tumis bumbu halus hingga matang.
  • Tambahkan sedikit air, lalu masukkan garam, gula dan merica.
  • Masukkan daun yang sudah bersih dan dipotong tadi, aduk hingga rata.
  • Tutup sebentar agar bumbu meresap.
  • Koreksi rasa dan jika dirasa pas, segera sajikan.