Pohon Sahabi di Balik Kisah Pertemuan Nabi Muhammad dengan Pendeta Buhaira

Ilustrasi Pohon Sahabi (Istimewa)

Penulis: Triana, Editor: Reza P - Kamis, 10 Maret 2022 | 18:35 WIB

Sariagri - Pohon sahabi merupakan saksi hidup keberadaan Nabi Muhammad SAW. Saat Nabi masih menjadi pedagang dan pengembala ia sering berteduh dibawah pohon sahabi.

Bertempat di Yordania tepatnya 150 km dari Kota Amman, terdapat sebuah pohon besar yang rimbun di tengah tanah gersang dan panas. Banyak yang sampai saat ini masih bertanya-tanya bagaimana bisa pohon yang dan berdaun hijau hidup di lingkungan seperti ini.

Pohon ini diberi nama pohon sahabi. Dalam sebuah kisah Nabi Muhammad SAW, dikisahkan pada saat masih kecil beliau sering diajak oleh pamannya Abu Thalib untuk berdagang di Basra, Syam, bersama dengan pedagang Quraisy lainnya. Sayangnya kota ini kini sudah hancur akibat perang suriah yang terjadi.

Berdasarkan dari ahli tafsir Muhammad Ibn Jarir At-Tabari, saat sedang beristirahat di pohon sahabi, Muhammad dan pamannya tidak sengaja bertemu dengan seorang pendeta Buhaira, biarawan Nasrani yang melihat tanda-tanda kenabian Muhammad. Pada saat itu Muhammad diperkirakan masih berumur 9 atau 12 tahun.

Sebelum pertemuan itu terjadi, Buhaira sempat merasakan firasat jika dirinya akan bertemu dengan orang yang tidak biasa. Saat itu, ia melihat awan yang selalu menutupi cahaya matahari yang terik sehingga membuat Muhammad tidak kepanasan. Bahkan, Buahari memperhatikan saat Muhammad hendak duduk di pohon Sahabi, ranting dan dedaunannya bergerak sehingga menutupi Muhammad terkena sinar matahari.

Saat itu Buhaira langsung berbicara kepada Abu Thalib untuk selalu menjaga Muhammad dengan baik. Disaat yang bersamaan, ia juga berkata ketika Muhammad besar nanti, ia akan menjadi berkah untuk umat manusia.

Alasan mengapa pohon Sahabi dipastikan sebagai tempat berteduh Nabi Muhammad SAW saat kecil adalah usaha dari Pangeran Ghazi bin Muhammad, keponakan dari Raja Yordania, Raja Hussein. Pangeran Ghazi baru saja lulus dari Universitas Cambridge, Inggris, dan diminta untuk mengurus perpustakaan kerajaan.

Nah, berbicara bagaimana keabsahan pohon ini, dikuatkan oleh temuannya arsip-arsip resmi Kerajaan Yordania dan literatur lainnya oleh Pangeran Ghazi bin Muhammad, keponakan dari Raja Yordania, Raja Hussein.

Baca Juga: Pohon Sahabi di Balik Kisah Pertemuan Nabi Muhammad dengan Pendeta Buhaira
Mengenal Sederet Tanaman Karnivora yang Punya Bentuk Unik Tapi Mematikan

Pada saat itu Pangeran Ghazi baru saja lulus dari Universitas Cambridge, Inggris, dan diminta untuk mengurus perpustakaan kerajaan.

Pangeran Ghazi menemukan sebuah tulisan tentang pohon di masa Raja Abdullah I. Pohon ini di wilayah Safaqi, Provinsi Zarqa. Pangeran Ghazi dan timnya kemudian mengecek langsung dan menemukan pohon Sahabi. Mereka pun yakini bahwa pohon inilah yang dulunya tempat Nabi Muhammad dan Pendeta Buhaira bertemu.