Mengenal Kulit Pule, Si Pencegah Diabetes yang Ampuh

Pohon pule (Alstonia scholaris). (Wikimedia)

Editor: Arif Sodhiq - Senin, 14 Maret 2022 | 16:45 WIB

Sariagri - Pule merupakan tanaman sejenis pohon besar dari India lalu menyebar luas ke Cina hingga ke wilayah Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Tanaman ini biasanya dapat dijumpai di area hutan, ladang dan daerah perkebunan warga.

Kulit pule sering dimanfaatkan untuk penghijauan karena pohonnya tinggi menjulang dan daun rimbun menyejukkan. Di India kulit pule kerap dimanfaatkan untuk pengobatan tradisional karena khasiatnya.

Kandungan penting dalam kulit pule antara lain alkaloid, flavonoid, saponin, dan steroid. Ada juga kandungan senyawa lain seperti akuammine, ditamine, echitamine, pikrinin, strictamine dan tetrahidroalstonin.

Tanaman yang memiliki nama latin Alsthonia scholaris ini selain untuk penghijauan ternyata juga bermanfaat untuk kesehatan.

Mencegah diabetes

Kandungan gula berlebihan di dalam tubuh biasanya akan mengganggu metabolisme yang bisa menyebabkan hiperglikemia atau diabetes.

Betulin dan lupeol asetat yang terkandung pada kulit pule bermanfaat membantu menurunkan kandungan gula darah serta menjaga kesehatan pankreas di dalam tubuh.

Mengobati demam

Alsthonia scholaris ampuh untuk menurunkan demam. 

Bersifat antikanker

Ekstrak dari kulit pule dapat menekan perkembangan tumor. Hal itu dikarenakan kandungan alkaloid dari kulit pule memiliki sifat antikanker yang kuat.

Menyembuhkan malaria

Kulit pule dipercaya memiliki sifat antimalaria yang ampuh karena memiliki kandungan antiparasit terhadap parasit plasmodium falciparum atau parasit  malaria paling mematikan.

Meningkatkan kekebalan tubuh

Ekstrak kulit pule telah terbukti bisa meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan berfungsi mencegah berbagai jenis infeksi jenis baru yang akan masuk ke dalam tubuh.

Video:


 

Video Terkait