Kandungan Jeruk Lemon, Lengkap dengan Manfaat Besar yang Jarang Diketahui

Hidangan Segar Berbahan Buah Lemon

Editor: Tanti Malasari - Rabu, 23 Maret 2022 | 19:10 WIB

Sariagri - Jeruk lemon merupakan salah satu buat citrus. Jeruk ini memiliki ciri-ciri berbentuk bulat dan agak lonjong, dengan warna kulit kuning cerah ketika sudah masak. Ukuran kulitnya cukup tebal dan daging buahnya berwarna kuning pucat dan berair. Rasa jeruk ini cukup asam dengan aroma khas yang segar.

Kandungan Jeruk Lemon

Selain aromanya yang menyegarkan, lemon ternyata mengandung banyak nutrisi. Berdasarkan data dari FoodData Central Departemen Pertanian Amerika Serikat, kandungan lemon adalah sebagai berikut:

Kalori: 29 kal
Karbohidrat: 9,3 gram
Air: 89%.
Protein: 1,1 gram
Gula: 2,5 gram
Serat: 2,8 gram
Lemak: 0,3 gram
Vitamin A: 1 microgram
Vitamin C: 53 miligram
Vitamin E: 0,15 miligram
Vitamin B1 (Tiamin): 0,04 miligram
Vitamin B2 (Riboflavin): 0,02 miligram
Vitamin B3 (Niasin): 0.01 miligram
Vitamin B5 (Asam pantotenat): 0,019 miligram
Vitamin B6 (Piridoksin): 0,08 miligram
Vitamin B9 (Folat): 11 microgram
Kolin: 5,1 miligram
Kalsium: 26 miligram
Zat besi: 0,6 miligram
Magnesium: 8 miligram
Fosfor: 16 miligram
Kalium: 138 miligram
Sodium: 2 miligram
Seng: 0,06 miligram
Tembaga: 0,04 miligram
Mangan: 0,03 miligram
Selenium: 0,04 microgram.

Manfaat Jeruk Lemon untuk Kesehatan Tubuh

1. Menurunkan risiko stroke

Menurut penelitian pada tahun 2012 dalam “American Heart Association Journal”, kandungan flavonoid pada lemon mampu menurunkan risiko stroke iskemik pada wanita. Stroke iskemik adalah terjadi ketika gumpalan darah menghalangi aliran darah ke otak. Flavonoid sebagai antioksidan dapat menghambat oksidasi kolesterol LDL dan mengurangi agregasi trombosit, sehingga mengurangi kerusakan iskemik.

2. Menurunkan kadar kolesterol

Dalam penelitian “Journal of Basic and Applied Sciences Vol. 6, No. 1” menunjukkan bahwa penurunan kadar kolesterol dapat terjadi setelah mengonsumsi lemon. Hal ini dikarenakan jeruk lemon mengandung efek antioksidan. Selain itu, minyak esensial dalam lemon dapat melindungi partikel kolesterol LDL (jahat) agar tidak teroksidasi.

3. Mengobati kerusakan hati

Khasiat jeruk lemon selanjutnya adalah mencegah dan mengobati kerusakan hati akibat konsumsi alkohol yang berlebihan. Menurut sebuah penelitian oleh Tong Zhou, dkk. dalam “BioMed Research International”, mengatakan bahwa jus lemon memberikan efek mencegah kerusakan hati pada cedera hati akibat alkohol. Hal ini dikarenakan dalam kandungan lemon, mengandung senyawa minyak esensial, pektin, senyawa fenolik (terutama flavonoid), dan vitamin.

4. Mencegah batu ginjal

Menurut Roger L. Sur, MD, direktur UC San Diego Comprehensive Kidney Stone Center seperti dilansir dalam situs health.ucsd.edu, mengonsumsi air jeruk lemon, dipercaya dapat mencegah penyakit batu ginjal. Pasalnya jeruk ini memiliki konsentrasi sitrat tinggi yang berfungsi sebagai penghambat pembentukan batu ginjal.

5. Mencegah bakteri penyebab diare

Penelitian yang dilakukan E.R. Ekawati dan W. Darmanto dari Universitas Airlangga, mengungkapkan jika jeruk lemon bisa mencegah masalah pencernaan, seperti diare. Penelitian tersebut dipublikasikan dalam “IOP Conf. Series: Earth and Environmental Science 217”.

Hasil studi menunjukkan, lemon mampu menghambat pertumbuhan patogen penyebab diare berupa bakteri Enterotoxin Escherichia coli (ETEC). Selain itu senyawa flavonoid dalam lemon mampu menghambat pertumbuhan bakteri, jamur, dan virus, karena bisa mendenaturasi protein sel bakteri dan merusak membran sel bakteri.

Baca Juga: Kandungan Jeruk Lemon, Lengkap dengan Manfaat Besar yang Jarang Diketahui
Manfaat Jeruk Bali, Buah Sitrus yang Populer di Mancanegara

6. Melancarkan pencernaan

Dilansir dari health.clevelandclinic.org, Roxanne B. Sukol, MD, MS, seorang Spesialis Penyakit Dalam, menjelaskan bahwa air lemon dapat melancarkan sistem pencernaan. Kandungan asam yang terdapat dalam lemon membantu memecah makanan dan melengkapi kadar asam lambung yang cenderung menurun seiring bertambahnya usia.

7. Menjaga sistem kekebalan tubuh

Berdasarkan data dari FoodData Central Departemen Pertanian Amerika Serikat, menunjukan bahwa lemon mengandung vitamin C sebanyak 53 miligram atau sekitar 59% dari Angka Kecukupan Gizi (AKG) harian. Menurut penelitian oleh Anitra C. Carr dan Silvia Maggini dalam jurnal “Nutrients”, vitamin C ini berperan dalam menjaga sistem kekebalan tubuh dengan mendukung berbagai fungsi seluler dari sistem kekebalan bawaan dan adaptif.

Video Terkait