Cap Kupu, Obat Sakit Perut Mujarab Andalan Kaum Pribumi

Ilustrasi Obat Tay Pin San (Istimewa)

Penulis: Triana, Editor: Reza P - Jumat, 25 Maret 2022 | 19:25 WIB

Sariagri - Anak generasi 90an kebawah mungkin sudah tak asing lagi dengan merk obat satu ini. Obat ampuh yang digunakan dikala perut terasa melilit ini terkenal dengan nama Cap Kupu (Tjap Koepoe-Koepoe) atau Tay Pin San. Berbicara tentang obat cap kupu, ada gak nih dari kalian yang tahu akan sejarah obat kepercayaan masyarakat Indonesia satu ini?

Berbicara tentang obat cap kupu, ternyata obat sakit perut ini sudah ada sejak jaman belanda loh. Kawasan Glodok, Jakarta Utara, pada tahun 1935an menjadi saksi bisu atas beredarnya obat Cap Kupu yang berada di toko obat Cina. Toko itu bernama Tay Ho Tong yang sangat ramai dengan berbagai keluhannya.

Toko obat ini menjual obat-obatan yang berasal dari Tiongkok dan Hong Kong. Meski didominasi dengan obat-obat Tiongkok dan Hong Kong, namun ada juga merk-merk lokal yang dijual disana. Bahkan, orang-orang dengan berbagai penyakit lainnya bisa meminta dibuatkan obat yang langsung diracik disana.

Nah, dari berbagai racikan obat yang dipesan, apoteker yang juga pemilik toko obat ini mulai meracikan obat-obat mujarab yang konon bisa menyembuhkan berbagai macam penyakit. Salah satunya obat sakit perut yang hingga saat ini masih beredar yaitu Tay Pin San.

Saking populernya toko obat ini, pelanggan toko Tay Ho Tong semakin meningkat. Hal ini karena harganya yang terjangkau dan kualitas obat yang mampu mengatasi penyakit banyak masyarakat pribumi juga ikut membeli obat-obatan di sana.

Hingga pada saat itu Tay Pin San sering mendapat permintaan tinggi dari Tangerang, Serang, Jatinegara, Karawang, Bekasi, bahkan sampai ke daerah Bangka Belitung. Karena mulai mendapatkan popularitas sebagai salah satu obat resep terkemuka yang dirancang untuk meredakan sakit perut.

pemerintah Indonesia pada saat itu sampai menurunkan perintah peraturan untuk membantu penyebarannya dan membuat status obat ini menjadi obat umum yang bisa di jual bebas pada tahun 1963

Sayangnya popularitas Cap Kupu mendapat masalah pada tahun 1971. Permasalahan tersebut terjadi karena adanya perubahan peraturan pemerintah yang dimana setiap obat yang diproduksi di Indonesia diwajibkan untuk menyediakan dokumen yang tepat dan di bawah pengawasan apoteker lokal. Akhirnya, berdirilah PT Bintang Kupu-Kupu sebagai jawaban dari peraturan ini.

Tujuan perusahaan adalah untuk meningkatkan kesehatan melalui penggunaan jamu dan mewariskannya dari generasi ke generasi, serta membuktikan dari waktu ke waktu untuk menjadi yang efektif dan terjangkau namun aman untuk dikonsumsi.

Baca Juga: Cap Kupu, Obat Sakit Perut Mujarab Andalan Kaum Pribumi
Fakta Menarik Temu Mangga, Miliki Segudang Manfaatnya untuk Kesehatan

Di tahun 2003 lalu, PT. BKK melakukan ekspansi ke sejumlah kota besar seperti Semarang di Jawa Tengah dan sebagian kota besar lainnya di Jawa Timur. Lalu, beberapa tahun kemudian perusahaan menunjuk sebuah Perusahaan Sub-Distribusi di seluruh Indonesia untuk memenuhi kebutuhan masyarakat setempat.

Hebatnya, dengan Sertifikat setara ISO, PT. BKK kini mengekspor Cap Kupu Tay Pin San ke Tiongkok, Vietnam, dan negara lainnya. Obat sakit perut kini pun masih dianggap sebagai salah satu yang paling bisa diandalkan di Indonesia.

Video Terkait