Selada Ini Bisa Melindungi Tulang Astronot dalam Perjalanan ke Mars

Ilustrasi selada. (Unsplash)

Editor: M Kautsar - Senin, 28 Maret 2022 | 12:20 WIB

Sariagri - Sariagri - Astronot suatu hari nanti mungkin tumbuh dan mengkonsumsi tanaman yang dimodifikasi secara genetik untuk menangkal penyakit yang terkait dengan penerbangan luar angkasa yang panjang. Para peneliti di University of California, Davis, College of Engineering telah mengembangkan selada transgenik, atau yang dimodifikasi secara genetik, yang bisa digunakan sebagai obat untuk melindungi astronot dari hilangnya kepadatan tulang dalam gayaberat mikro.

Tulang kita selalu seimbang antara pertumbuhan dan resorpsi, sehingga memungkinkan untuk merespons cedera. Menghabiskan waktu dalam gayaberat mikro mengganggu keseimbangan ini dan mengarahkan tulang ke arah resorpsi, sehingga astronot kehilangan massa tulang. Kondisi ini dapat diobati dengan obat yang disebut hormon paratiroid atau PTH, tetapi membutuhkan suntikan teratur.

Kevin Yates, seorang mahasiswa pascasarjana yang bekerja dengan Profesor Karen McDonald dan Profesor Somen Nandi di Departemen Teknik Kimia UC Davis, mengembangkan selada transgenik yang bisa mengekspresikan protein fusi dengan menggabungkan PTH dengan bagian dari protein antibodi manusia. Protein fusi dirancang agar stabil dalam aliran darah dan memungkinkan astronot untuk memurnikan obat dari ekstrak tumbuhan, jelas Nandi seperti dikutip dari Hortidaily.

Tim peneliti kini masih mengevaluasi berapa banyak obat yang dapat dihasilkan dari selasa transgenik tersebut, daun mana yang mengandung produk paling banyak dan kapan waktu terbaik untuk memanen daunnya.

Menanam tanaman di luar angkasa

Menanam tanaman di luar angkasa memiliki banyak manfaat, kata Nandi. Sebuah misi ke Mars mungkin membutuhkan waktu beberapa tahun. Pengalaman dari Stasiun Luar Angkasa Internasional menunjukkan bahwa jika para astronot mampu menanam beberapa bahan makanan sendiri akan menjadi pendorong moral yang besar bagi para mereka, selain bekal makanan kemasan yang sudah dibawa.

Penerbangan luar angkasa yang panjang juga membutuhkan pasokan obat-obatan, seperti PTH. Tetapi obat-obatan konvensional akan kedaluwarsa dalam perjalanan, jadi astronot membutuhkan cara untuk mengisi kembali persediaan. Dengan membawa obat-obatan berupa benih tanaman transgenik, para astronot dapat menghemat berat badan dan berpotensi memiliki sumber obat baru yang segar, kata Nandi.

Baca Juga: Selada Ini Bisa Melindungi Tulang Astronot dalam Perjalanan ke Mars
Selada Transgenik Solusi Astronot Hindari Pengeroposan Tulang



Idealnya, obat tersebut tersedia dalam bentuk oral, sehingga para astronot dapat memberi dosis PTH pada diri mereka sendiri dengan memakan daun selada. Tapi jika ternyata tidak berhasil, mereka masih bisa mengekstrak dan memurnikan obat dari tanaman.

Video Terkait