Kaya Serat dan Vitamin, Belimbing Baik untuk Kesehatan

Ilustrasi buah belimbing. (Pixabay)

Editor: Putri - Sabtu, 23 April 2022 | 13:30 WIB

Sariagri - Buah belimbing memiliki tekstur yang renyah dan berair dengan rasa yang ringan. Kulitnya berwarna kuning atau hijau dan memiliki biji kecil berwarna gelap di tengahnya.

Meskipun belimbing bukan anggota jeruk, rasanya asam manis mungkin tampak seperti jeruk. Rumah asli buah ini adalah Asia Tenggara. Di Indonesia, kita juga kerap menemukan pohon belimbing di depan rumah-rumah atau di pinggir jalan.

Memiliki Berbagai Manfaat

Belimbing adalah sumber antioksidan, termasuk beta karoten dan vitamin C. Seseorang dapat mendapatkan sekitar 31 mg vitamin C dari buah belimbing berukuran sedang.

Mengutip Medical News Today, vitamin C yang direkomendasikan adalah 90 mg per hari untuk pria dewasa dan 75 mg per hari untuk wanita dewasa. Keperluan vitamin C meningkat menjadi 85 mg per hari selama kehamilan dan 120 mg per hari selama menyusui.

Tubuh tidak dapat membuat vitamin C, sehingga menyediakan jumlah yang cukup. Selain memerangi stres oksidatif, vitamin C sangat penting untuk produksi kolagen, yang dibutuhkan tubuh untuk menyembuhkan.

Sementara itu, tingginya jumlah serat dalam belimbing dapat membantu darah menyerap glukosa secara perlahan dan menyeimbangkan kadar gula darah.

Buah belimbing juga mengandung serat makanan larut dan tidak larut. Serat larut dalam air untuk membentuk zat seperti gel. Serat tidak larut membantu makanan dan limbah melewati saluran pencernaan dengan mudah.

Serat larut dalam belimbing memiliki efek penurun kolesterol. Karena serat larut dapat membantu menghilangkan molekul lemak dari darah, memasukkan belimbing ke dalam menu makanan dapat mengurangi risiko penyakit kardiovaskular.

Baca Juga: Kaya Serat dan Vitamin, Belimbing Baik untuk Kesehatan
Tujuh Asupan Berkarbohidrat untuk Jaga Tekanan Darah Tetap Sehat

Sebagai Pengobatan Alternatif

Di banyak negara Asia dan Brasil, belimbing adalah alternatif populer untuk pengobatan konvensional. Praktisi Ayurveda dan pengobatan tradisional China misalnya, menggunakannya belimbing untuk mengobati demam, sakit tenggorokan, batuk, asma, sakit kepala, dan masalah kulit.

Selain itu, daun, buah, dan akar belimbing wuluh mengandung senyawa yang disebut saponin, flavonoid, alkaloid, dan tanin yang memiliki sifat antioksidan dan penyembuhan.