6 Cara Menanam Hidroponik dengan Botol Bekas, Dijamin Mudah dan Praktis

Tanaman Hidroponik. (Foto: Wikimedia Commons)

Editor: Putri - Senin, 25 April 2022 | 13:10 WIB

Sariagri - Bercocok tanam saat ini tidak perlu repot mencari lahan luas atau tanah. Cara menanam hidroponik bisa menjadi pilihan bagi kamu yang hanya memiliki sedikit ruang.

Hidroponik adalah teknik menanam yang tidak menggunakan media tanah, melainkan menggunakan media air atau tenaga kerja air. Keunggulan cara menanam hidroponik adalah tentunya lebih mudah. Tanaman tidak membutuhkan tanah atau pupuk, sehingga berkebun akan lebih bersih dan mudah.

Bahkan dengan hidroponik, botol bekas pun bisa dimanfaatkan. Berbagai tanaman pun bisa ditanam menggunakan cara menanam hidroponik dengan botol bekas mulai dari tanaman sayur hingga buah.

Cara menanam hidroponik sederhana ini juga cocok bagi pemula. Hal tersebut dikarenakan hidroponik tidak membutuhkan banyak lahan. Dengan lokasi seadanya, kamu bisa melakukan kegiatan bercocok tanam dengan hidroponik. Apalagi tanaman hidroponik akan jarang terserang penyakit karena tanaman terus mendapatkan nutrisi dari air yang mengalir.

Mengutip berbagai sumber, berikut cara menanam hidroponik dengan botol bekas yang mudah.

1. Menyiapkan Bahan yang Diperlukan

Cara menanam hidroponik sederhana langkah pertamanya adalah siapkan bahan yang dibutuhkan. Bahan tersebut adalah botol air mineral bekas ukuran 1,5 liter, kain flannel, plastik hitam, dan alat pemotong.

Sementara untuk media tanamnya, siapkan air bersih yang sudah tercampur dengan nutrisi untuk tanaman, dan benih tanaman. Media tanam hidroponik yang dipilih bisa rockwool.

Rockwool dipilih karena media tanam ini bisa mengikat air, serta udara dalam jumlah besar. Sehingga memberikan ruang bagi akar tanaman nantinya untuk tumbuh dan menghisap nutrisi dengan baik.

2. Potong Botol

Pertama, kamu perlu memotong bagian atas botol sekitar 10 cm dari ujung botolnya. Potong menggunakan pisau yang tajam.

Setelah itu, buat lubang pada tutup botol dengan diameter yang bisa dimasukkan oleh sumbu atau kain flanel. Jika menggunakan kain flanel, maka buat dua lubang pada sisi yang berlawanan di bagian leher botol dekat area penutup botol.

3. Masukkan Kain Flannel

Setelah membuat celah pada tutup botol, masukkan sumbu kompor atau kain flanelnya. Langkah berikutnya, bagian leher botol dibalik dan masukkan ke dalam badan botol. Posisi tutup botol berada di bawah.

4. Isi Air

Hal yang penting dalam cara menanam hidroponik dengan botol bekas, air yang dimasukkan ke dalam potongan setengah botol. Lalu pindahkan setengah botol berisi tanaman ke atas botol yang telah dipenuhi air.

5. Siapkan Media Tanam

Siapkan media tanam pada bagian botol yang terbalik. Taruh rockwool pada bagian botol terbalik tersebut. Taruh bibit tanaman yang sudah disemai. Perlu diingat jangan sampai jalur nutrisinya dengan sumbu atau kain flanel terhalang.

6. Perawatan Secara Rutin

Lakukan pengecekan tanaman hidroponik secara berkala. Misalnya tiga kali sehari. Pengecekan harus dilakukan secara konsisten.

Tanaman hidroponik sederhana ini diperlukan perawatan intensif. Secara rutin pastikan tanaman tetap tumbuh dengan memberikan nutrisi. Pastikan tanaman selalu terpenuhi setiap nutrisinya untuk agar terhindar dari risiko gagal panen akibat tanaman mati.

Baca Juga: 6 Cara Menanam Hidroponik dengan Botol Bekas, Dijamin Mudah dan Praktis
3 Nutrisi Hidroponik Terbaik untuk Tanaman yang Lebih Sehat

Selain itu, air nutrisi hidroponik bisa dibuat secara alami atau meracik sendiri dengan menggunakan bahan-bahan organik. Nutrisi juga dapat dibuat dengan membeli beberapa jenis pupuk hidroponik dan menggabungkannya.

Zat penting yang perlu dimiliki dalam air nutrisi hidroponik adalah nitrogen, fosfat untuk pembentukan akar, kalium untuk proses fotosintesis, kalsium, sulfur, dan magnesium. Selain itu, nutrisi ini juga harus mengandung unsur mikro seperti besi, mangan, seng, boron, klor, dan molibdenum.

Video Terkait