Bentuknya Mirip, Ini Perbedaan Buncis dan Kacang Panjang Menurut Ahli

Ilustrasi - Buncis. (Piqsels)

Editor: Arif Sodhiq - Kamis, 28 April 2022 | 17:50 WIB

Sariagri - Buncis dan kacang panjang merupakan komponen penting dalam sajian lebaran. Meski bentuknya hampir sama, buncis dan kacang panjang ternyata ditanam di daerah yang berbeda. Buncis hanya dapat ditanam di dataran tinggi. Sementara kacang panjang bisa ditanam di dataran tinggi dan rendah. 

“Kalau buncis di dataran tinggi. Kalau kacang panjang bisa di dataran rendah atau tinggi,” ujar Ahli Hortikultura IPB University, Prof. Anas D. Susila, Jumat (22/5/2020). 

Namun, lanjut dia, hampir tidak ada perbedaan dalam budidaya buncis dan kacang panjang. Hanya waktu pemanenan keduanya yang sedikit berbeda. 

“Kalau budidayanya sama aja. Kacang panjang dipanennya harus muda. Kacang panjang itu ada beberapa varietas, ada yang hijau dan ada yang putih. Kalau buncis itu ada yang dipanen besar, ada yang dipanen baby buncis yang kecil-kecil itu,” jelasnya. 

Baca Juga: Bentuknya Mirip, Ini Perbedaan Buncis dan Kacang Panjang Menurut Ahli
Lebarkan Sayap Produk Pertanian, One Day with Indonesian Coffe, Fruits and Flowers Resmi Dibuka di Italia

Dia menambahkan, baby buncis merupakan jenis yang saat ini tengah populer dipasaran. 

Untuk masuk ke supermarte kacang panjang dan buncis harus memenuhi beberapa kriteria. Salah satunya, bentuk dan ukuran dari kedua sayuran itu harus sesuai dengan standarisasi supermarket. 

“Ada kualitas yang ditolak supermarket. Tergantung supermarket, mereka punya standar sendiri. Dia biasanya enggak ada, yang jelas ukurannya. Kalau baby buncis ada ukuran tertentu. Kalau kacang panjang harus mulus enggak boleh keliatan biji jadi permukaannya harus rata,” pungkasnya. 

 

Video Terkait