5 Manfaat Daun Mangga untuk Kesehatan, Perangi Obesitas hingga Diabetes

Ilustrasi daun mangga. (Foto: Unsplash)

Editor: Putri - Kamis, 28 April 2022 | 19:35 WIB

Sariagri - Banyak orang yang hanya mengonsumsi buah mangga. Namun tahukah bahwa sebenarnya daun mangga juga bisa dimanfaatkan?

Daun mangga muda hijau sangat empuk, sehingga dapat dimasak dan dimakan. Karena daunnya dianggap sangat bergizi, oleh sebab itu daun mangga juga bisa digunakan untuk membuat teh dan suplemen.

Mengutip Healthline, daun Mangifera indica, spesies mangga tertentu, telah digunakan dalam praktik penyembuhan seperti Ayurveda dan pengobatan tradisional Cina selama ribuan tahun.

Selain itu, batang, kulit kayu, daun, akar, dan buah mangga juga digunakan dalam pengobatan tradisional. Daunnya terutama dipercaya dapat membantu mengobati diabetes dan kondisi kesehatan lainnya.

Berikut manfaat dan kegunaan daun mangga.

1. Kaya akan Senyawa Tanaman

Daun mangga mengandung beberapa senyawa tanaman yang bermanfaat, termasuk polifenol dan terpenoid.

Terpenoid penting untuk memberikan kesehatan penglihatan dan kekebalan tubuh. Selain itu, terdapat antioksidan, yang melindungi sel dari molekul berbahaya yang disebut radikal bebas.

Sementara itu, polifenol memiliki sifat antioksidan dan anti-inflamasi. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa daun mangga juga dapat membantu mengobati atau mencegah kondisi seperti obesitas, diabetes, penyakit jantung, dan kanker.

2. Memiliki Sifat Anti-inflamasi

Banyak manfaat dari daun mangga yang berasal dari sifat anti-inflamasi. Peradangan adalah bagian dari respons imun normal tubuh, bahkan peradangan kronis dapat meningkatkan risiko berbagai penyakit.

Penelitian pada hewan menunjukkan bahwa sifat anti-inflamasi daun mangga dapat melindungi otak dari kondisi seperti Alzheimer atau Parkinson.

Dalam satu penelitian, ekstrak daun mangga yang diberikan kepada tikus dengan 5 mg per kg, membantu melawan biomarker oksidatif dan inflamasi yang diinduksi secara artifisial di otak.

3. Melindungi Diri dari Penambahan Lemak

Ekstrak daun mangga membantu menghadapi obesitas, diabetes, dan sindrom metabolik dengan mengganggu metabolisme lemak.

Beberapa penelitian pada hewan menemukan bahwa ekstrak daun mangga menghambat akumulasi lemak dalam sel jaringan.

Studi lain pada tikus menunjukkan bahwa sel yang diobati dengan ekstrak daun mangga memiliki kadar timbunan lemak yang lebih rendah dan kadar adiponektin yang lebih tinggi.

4. Memerangi Diabetes

Daun mangga mengatasi diabetes karena efeknya pada metabolisme lemak. Peningkatan kadar trigliserida sering dikaitkan dengan resistensi insulin dan diabetes tipe 2.

Satu studi dengan memberikan ekstrak daun mangga pada tikus menunjukkan kadar trigliserida dan gula darah yang jauh lebih rendah.

Penelitian lainnya terhadap tikus menemukan bahwa pemberian 100 mg per kg ekstrak daun mangga mengurangi hiperlipidemia, suatu kondisi yang ditandai dengan kadar trigliserida dan kolesterol yang sangat tinggi.

Baca Juga: 5 Manfaat Daun Mangga untuk Kesehatan, Perangi Obesitas hingga Diabetes
Menjaga Sungai Citarum, TNI Kembangkan Stroberi California

5. Sifat Antikanker

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa mangiferin dalam daun mangga memiliki potensi antikanker. Hal tersebut dikarenakan antioksidan pada daun mangga dapat memerangi stres oksidatif dan melawan peradangan.

Studi dengan media tabung menunjukkan efek spesifik terhadap leukemia dan kanker paru-paru, otak, payudara, leher rahim, dan prostat.

Terlebih lagi, kulit mangga menunjukkan potensi antikanker yang kuat karena lignannya, yang merupakan jenis polifenol.

Video Terkait