Rahasia Kemangi Ternyata Bisa untuk Kurangi Risiko Alzheimer

Ilustrasi kemangi. (Pixabay)

Penulis: Gloria, Editor: Putri - Senin, 2 Mei 2022 | 21:30 WIB

Sariagri - Kemangi segar memiliki manfaat untuk kesehatan otak. Penelitian baru menunjukkan bahwa fenchol, senyawa alami dalam kemangi dan tanaman lain, dapat melindungi otak dari penyakit Alzheimer.

Melansir Women's World, fenchol merupakan sejenis terpene atau senyawa alami yang memberi aroma khas pada tanaman. Itulah kenapa kemangi memiliki aroma yang wangi, bersifat antibakteri, antimikroba dan antioksidan.

Dalam penelitian yang diterbitkan di Frontiers in Aging Neuroscience, para peneliti ingin lebih memahami hubungan antara mikrobioma usus dan otak. Mereka tahu dari penelitian sebelumnya bahwa mikroorganisme yang hidup di saluran pencernaan kita memainkan peran besar dalam metabolisme, sistem endokrin, dan kekebalan kita.

Mereka juga tahu bahwa mikroorganisme tersebut melepaskan bahan kimia yang meningkatkan kesehatan otak. Tapi bisakah bahan kimia dari luar tubuh meningkatkan kesehatan otak juga? Dengan pertanyaan ini, tim peneliti berteori bahwa fenchol melindungi otak dari penyakit Alzheimer.

Beberapa jalur neurokimia menghubungkan usus ke otak. Ini berarti bahwa otak dan usus terus berkomunikasi. Tapi bagaimana caranya?

Menurut ulasan tahun 2020 yang diterbitkan di Frontiers in Endocrinology, para peneliti percaya bahwa asam lemak rantai pendek memainkan peran besar. Asam lemak rantai pendek atau SCFA adalah jenis asam lemak di saluran pencernaan.

Mikroorganisme di usus memproduksinya saat mereka memfermentasi makanan tertentu, khususnya serat makanan dan pati resisten.

SCFA berjalan melalui darah ke otak. Sesampai di sana, mereka mengaktifkan mekanisme penginderaan pada sel-sel otak. Seperti yang ditemukan dalam studi Frontiers in Aging Neuroscience, aktivasi ini menyebabkan otak mulai membersihkan penumpukan protein Aβ yang tidak normal. Protein Aβ adalah bahan utama dalam plak otak "buruk", yang menumpuk di otak pasien Alzheimer.

Apa hubungannya semua ini dengan fenchol? Para peneliti memperhatikan bahwa ketika mereka memblokir mekanisme penginderaan SCFA, otak mengembangkan penumpukan protein Aβ yang tidak normal. Jadi, mereka berangkat untuk menemukan senyawa tanaman yang bisa membuka blokir mekanisme penginderaan.

Fenchol adalah senyawa tanaman untuk pekerjaan itu. Dari semua senyawa yang diuji para peneliti, kandungan tersebut adalah yang terbaik dalam mengikat mekanisme penginderaan. Bahkan lebih baik, secara signifikan menurunkan jumlah protein Aβ di otak. Ini juga mengurangi kematian neuron.

Fenchol juga melakukan sesuatu yang luar biasa. Setelah pemeriksaan lebih dekat, peneliti menemukan bahwa senyawa tanaman menurunkan sel saraf tua atau sel yang berhenti berkembang biak tetapi tidak mati.

Baca Juga: Rahasia Kemangi Ternyata Bisa untuk Kurangi Risiko Alzheimer
Mengenal Daun Talas yang Ternyata Banyak Manfaat Kesehatan Jika Dikonsumsi

Jadi, mereka terus melepaskan bahan kimia yang memicu peradangan. Peradangan dapat menyebar dan merusak sel-sel tetangga. Untuk alasan ini, para ilmuwan menyebut mereka sebagai sel "zombie". Pasien Alzheimer sering memiliki sel zombie ini di otak mereka.

Mereka juga belum menentukan dosis pasti fenchol yang paling bermanfaat bagi otak. Selain fenchol, kemangi kaya akan vitamin K, mangan, zat besi, dan kalsium.

Video Terkait