Mengenal Potensi Luar Biasa Magetan Lewat Aneka Rasa Jeruk Pamelo

Festival Pamelo Magetan 2022 di halaman Kebun Refugia pada 7-8 Mei 2022. (Antara/HO-Diskominfo Kabupaten Magetan)

Editor: Arif Sodhiq - Minggu, 8 Mei 2022 | 18:30 WIB

Sariagri - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan, Jawa Timur, menggelar Festival Pamelo Magetan 2022. Kegiatan ini untuk mempromosikan komoditas buah jeruk besar khas daerah itu kepada para pemudik dan wisatawan yang berkunjung saat libur Lebaran 2022.

Bupati Magetan Suprawoto yang hadir membuka Festival Pamelo Magetan 2022 menjelaskan Jeruk Pamelo merupakan potensi luar biasa yang dimiliki Magetan. Menurut dia, ikon itu sama dengan Kota Batu yang identik dengan apelnya. Dia berharap Jeruk Pamelo dapat menjadi salah satu identitas Magetan yang dikenal luas.

"Mari kita kenalkan buah Pamelo Magetan ke masyarakat luas, baik melalui penjualan daring ataupun biasa sebagai buah tangan untuk sanak saudara kita di luar Magetan," ujarnya. 

Kabupaten Magetan dikenal sebagai daerah penghasil jeruk pamelo. Sentra penghasil jeruk pamelo terdapat di Kecamatan Bendo, Takeran, Sukomoro, dan Kawedanan (Betasuka).

Terdapat tiga jenis jeruk Pamelo yang dikembangkan petani dan telah disahkan melalui Surat Keputusan Menteri Pertanian sebagai produk unggulan dari Kabupaten Magetan.

Ketiganya adalah Jeruk Pamelo "Nambangan" yang rasanya manis kecut segar, "Si Nyonya" yang kadar manisnya lebih tinggi, dan "Magetan" yang tahan lebih lama.

Data Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, Perkebunan, dan Ketahanan Pangan (TPHPKP) mencatat populasi pohon Jeruk Pamelo di Magetan lebih dari 582.845 batang, tersebar di sentra penanaman dengan luas wilayah lebih dari 450 hektare.

Kepala Dinas TPHPKP Magetan Uswatul Chasannah mengatakan Festival Pamelo Magetan 2022 digelar selama dua hari, 7-8 Mei 2022 di halaman parkir Kebun Refugia Plaosan Magetan.

Kegiatan itu merupakan rangkaian acara "Calender of Event" (CoE) Magetan tahun 2022 yang diinisiasi Bupati Magetan Bapak Suprawoto. Rencananya, festival ini akan menjadi acara tahunan sebagai daya tarik wisatawan dari luar Magetan," ujar Uswatul di Magetan, Sabtu.

Menurut dia, dalam festival itu disediakan 3.000 buah jeruk besar atau Pamelo yang dikembangkan petani hortikultura Magetan yaitu jenis Nambangan, Sri Nyonya, dan Magetan. Jeruk itu dijual dengan harga bervariasi tergantung ukuran mulai dari Rp7.500 - Rp12.500 per buah.

"Diharapkan para pemudik atau wisatawan yang berkunjung ke Kebun Refugia atau melewati Jalan Raya Plaosan bisa membeli Jeruk Pamelo Magetan sebagai buah tangan," harapnya.

Uswatul menambahkan, festival yang baru pertama digelar itu menggandeng sejumlah organisasi seperti Asosiasi Pamelo Magetan, Pemuda Pelopor Magetan dan BUMDes Sari Maju.

Baca Juga: Mengenal Potensi Luar Biasa Magetan Lewat Aneka Rasa Jeruk Pamelo
Mengenal Jeruk Daysindo Agrihorti, Manis Rasanya dan Lama Daya Simpannya



Dinas TPHPKP Magetan berharap dengan adanya festival tersebut dapat membantu membangkitkan perekonomian masyarakat melalui meningkatkan penjualan produk unggulan Jeruk Pamelo.


Video Terkait