Tak Ingin Tergantung Cina, Malaysia Dorong Investasi Budidaya Durian

Ilustrasi - Buah durian. (Pixabay)

Editor: M Kautsar - Selasa, 10 Mei 2022 | 14:20 WIB

Wakil Menteri Pertanian Malaysia Datuk Seri Ahmad Hamzah menyebut sebagai komoditas di pasar bebas, harga durian akan tergantung pasokan dan permintaan. Untuk itu, kata Ahmad, pihaknya telah memperkenalkan standar durian premium di Malaysia sejak 2020.

“Ini memungkinkan konsumen memiliki alternatif untuk varietas terkenal, seperti Musang King (D197), Black Thorn (D200) dan Bukit Merah (D24)” kata Ahmad dikutip dari New Straits Times, Rabu (10/5/2022).

Untuk merespon pasar, pihaknya mendorong agar investasi budidaya durian diperkuat. Cara ini bertujuan agar permintaan pasar lokal dan ekspor bisa dipenuhi.

“Permintaan durian Malaysia meningkat pesat dalam lima tahun terakhir, terutama dari Cina,” ucap dia.

Ahmad menjelaskan, dengan investasi pada budidaya durian, masalah penawaran dan permintaan bisa lebih ringan, serta harga durian di pasar bisa stabil.

“Investasi ini juga menciptakan lebih banyak pekerjaan," katanya.

Ng Wei Dave, 40, yang mengelola kebun durian keluarganya di Sungai Ara di Bayan Lepas, mengatakan cuaca hujan dan kenaikan harga pupuk dan pestisida telah menaikkan harga durian.

Asosiasi Konsumen Penang (CAP) telah mendesak Kementerian Perdagangan Dalam Negeri dan Urusan Konsumen untuk menetapkan harga durian. Presiden CAP Mohideen Abdul Kader mengatakan petani dan penjual durian telah memberi tahu pengawas konsumen bahwa harga mungkin naik karena permintaan yang tinggi.

Ahmad mengatakan perubahan iklim telah menyebabkan cuaca yang tidak terduga yang mengurangi panen durian karena penyerbukan bunga yang buruk.

Dia juga mengatakan pertumbuhan daun baru selama musim berbunga dapat menyebabkan persaingan nutrisi, melemahkan serbuk sari dan mengurangi perkembangan buah.

"Seringnya hujan juga berkontribusi pada pembentukan buah yang lebih sedikit,” katanya menambahkan “masalah ini diperkirakan akan terjadi secara nasional.”

Ahmad mengatakan petani perlu dididik tentang pengelolaan kebun durian untuk mengurangi dampak cuaca pada panen durian.

Dia mengatakan harga pupuk naik dua kali lipat seiring dengan meningkatnya konflik Rusia-Ukraina. Kenaikan harga bahan baku untuk memproduksi pupuk merupakan isu global dan tidak hanya berdampak pada Malaysia.

“Secara tidak langsung, kenaikan harga pupuk ini akan menyebabkan petani mengurangi jumlah pupuk yang digunakan, yang akan mengurangi panen durian,” ucap dia.

Video Terkait