Menanam Bibit Bunga Telang Cukup dengan 3 Langkah Berikut

Ilustrasi bunga telang (Pixabay)

Editor: Putri - Kamis, 12 Mei 2022 | 12:40 WIB

Sariagri - Bunga telang terkenal dengan warna birunya yang mencolok. Tanaman ini biasanya menjadi penghias halaman rumah. Memiliki nama Inggris Butterfly pea karena bentuknya menyerupai kupu-kupu.

Karena keindahannya, banyak orang yang ingin menanamnya. Bibit bunga telang pun sangat mudah didapatkan. Harga bibit bunga telang sekitar Rp9.000 hingga Rp15.000.

Pihak yang jual bibit bunga telang biasanya terdapat di e-commerce atau toko perkebunan langsung. Jika sudah memiliki bibit bunga telang, ini saatnya untuk menanamnya.

Berikut cara menanam bibit bunga telang, cocok untuk pemula yang baru ingin mencoba.

1. Penyemaian Bibit Bunga Telang

Cara menanam bibit bunga telang adalah dengan menyiapkan media semai. Media semai tersebut berupa campuran tanah, pasir, dan pupuk kompos. Jangan lupa menyiapkan wadah seperti bisa kaleng bekas atau polybag.

Lubangi bagian bawah wadah, isi dengan media semai. Bibit bunga telang ditanam di media semai dengan kedalaman sekitar 0,8-1,2 cm. Tutup bagian atas dengan plastik yang sudah dilubangi.

Tempatkan media semai tersebut di tempat yang teduh dan lembab. Tunas bunga telang akan muncul sekitar 2 hingga 7 hari. Tunas akan mengeluarkan 2-5 helai daun saat berusia lima minggu.

2. Menanam Bunga Telang

Saat sudah bertunas dan siap ditanam, pindahkan ke pot yang lebih besar. Letakkan kerikil di bagian dasar pot dan isi dengan campuran tanah, pupuk, dan pasir.

Siapkan kayu atau bahan lain yang nantinya dijadikan sebagai media rambat bunga dan pasang dengan jarak 4 hingga 8 cm tegak lurus. Setelah itu, pindahkan tunas tadi ke dalam pot.

Setelah selesai, tanaman diletakkan di tempat yang teduh atau sejuk. Jangan meletakkannya langsung di bawah sinar matahari. Hindari penggunaan pupuk karena media tanam awal sudah menggunakan pupuk.

3. Perawatan 

Seperti tanaman pada umumnya, perawatan terhadap bunga telang berupa penyiraman, pemupukan, pengendalian hama, dan lainnya.

Jika media tanam cenderung lembab, penyiraman bisa dilakukan hanya satu kali, baik itu di pagi hari atau sore hari. Untuk pemupukan bisa dilakukan dua minggu sekali. Pupuk yang digunakan adalah pupuk organik cair ataupun pupuk kalsium.

Selain itu kamu juga perlu mengikat halus tanaman ke arah media rambat jika tanaman sudah tumbuh cukup tinggi. Kelopak bunga pertama akan muncul di usia tanam empat puluh hari dan masa panen antara 49-73 hari setelah tanam.

Jika tanaman tumbuh dengan sehat, daun akan berwarna hijau dan ada pucuk baru yang tumbuh. Bila daun berwarna kuning, menandakan tanaman kurang air serta bagian yang kurang air akan rontok dengan sendirinya.

Manfaat Bunga Telang

Selain untuk mempercantik pekarangan rumah, bunga telang juga bermanfaat untuk kesehatan. Mengutip situs BPTP Kalimantan Tengah, bunga telang memiliki sejumlah bahan aktif yang memiliki potensi farmakologi.

Potensi farmakologi bunga telang antara lain adalah sebagai antioksidan, antibakteri, anti inflamasi dan analgesik, antiparasit dan antisida, antidiabetes, antikanker, antihistamin, immunomodulator, obat diabetes, menyembuhkan radang pada mata, pengobatan mata, anti-depresant, kesehatan hati dan lain-lain.

Baca Juga: Menanam Bibit Bunga Telang Cukup dengan 3 Langkah Berikut
4 Langkah Menanam Bunga Kembang Sepatu, Yuk Simak!

Bunga telang juga dapat dimanfaatkan sebagai pewarna alami dan pakan ternak. Hasil kotoran ternak yang mengonsumsi bunga telang dimanfaatkan juga sebagai pupuk organik bagi pertumbuhan tanaman bunga telang.

Hasil panen bunga telang juga dapat dijual yang tentunya dapat menambah pundi-pundi keuangan bagi masyarakat. Dengan beragam manfaat yang diperoleh dari tanaman bunga telang, tidak ada salahnya kamu menanam bunga ini di pekarangan rumah.

Video Terkait