Bebas OPTK, 48 Ton Bawang Merah Brebes Pasok Pasar Sumbawa

Bawang merah Brebes. (Barantan)

Editor: Arif Sodhiq - Kamis, 12 Mei 2022 | 18:10 WIB

Pejabat Karantina Pertanian Semarang wilayah kerja Pelabuhan Tegal, Ahmad Buseri melakukan pemeriksaan fisik dan kesehatan terhadap 48 ton bawang merah sebelum dikirim ke Sumbawa.

"Berdasarkan hasil pemeriksaan diketahui si merah tersebut bebas dari OPTK dan aman dikonsumsi. Bawang merah yang akan dikirim dalam bentuk kering, umbi utuh dan tidak ada yang busuk," ujarnya seperti dikutip dari Badan Karantina Pertanian (Barantan), Kamis (12/5/2022).

Sementara itu, Sub Koordinator Substansi Karantina Tumbuhan, Karantina Pertanian Semarang, Cisilia Triwidiyanti mengatakan pengiriman bawang merah rutin dilakukan untuk memenuhi kebutuhan pangan di Sumbawa.

"Karantina Pertanian Semarang selalu mendukung petani milenial di Brebes untuk lebih produktif, berinovasi dan beradaptasi dengan perkembangan teknologi sehingga meningkatkan produksinya,“ tandasnya.

Sariagri - Brebes terkenal sebagai sentra bawang merah di wilayah Jawa Tengah. Produktivitas bawang merah di daerah itu cukup tinggi dan petani telah menerapkan budidaya tanaman yang baik.

Baca Juga: Bebas OPTK, 48 Ton Bawang Merah Brebes Pasok Pasar Sumbawa
Sukses Amankan Bawang Merah di 2022, Kementan Atur Skema di 2023

Sebagian besar lahan di Brebes digunakan untuk pertanaman bawang merah. Ini menunjukkan bawang merah memiliki potensi strategis untuk perkembangan pertanian.

Sebagai informasi, bawang merah kerap digunakan masyarakat sebagai bumbu penyedap masakan dan bahan pengobatan. Kandungan nutrisi dalam bawang merah memiliki khasiat beraneka ragam bagi kesehatan seperti antioksidan, demam, radang tenggorokan, diabetes, meningkatkan imun tubuh dan lainnya.

 

Video Terkait