Tak Hanya Sehat, Daun Nanas Ternyata Berguna untuk Menyerap Lemak

Perkebunan nanas. (Sariagri/Arief L)

Editor: Dera - Rabu, 18 Mei 2022 | 15:40 WIB

Sariagri - Nanas adalah salah satu jenis buah tropis yang banyak disukai karena kandungan vitamin C nya yang cukup tinggi. Tetapi selain buahnya, daun nanas yang biasanya dibuang sebagai limbah ternyata juga memiliki manfaat yang tak kalah penting dibanding buahnya.

Beberapa ilmuwan berhasil mengembangkan hidrogel dari daun nanas yang bisa bermanfaat untuk menyerap lemak berbahaya dari makanan yang baru saja dikonsumsi dalam sistem pencernaan kita. Penelitian baru ini dipimpin oleh associate professor Duong Hai-Minh dan Phan Toan Thang, mereka adalah peneliti di National University of Singapore.

Untuk mendapatkan manfaat daun nanas ini, para peneliti memulainya dengan mengeringkan dan menggiling daun nanas yang diperoleh sebagai produk limbah pertanian. Hasil penggilingan ini berupa bubuk yang bisa diolah menjadi makanan atau dikemas menjadi obat dalam kapsul.

Ketika bubuk daun nanas ini diuji dalam sistem berbasis laboratorium yang mensimulasikan lingkungan asam dari saluran pencernaan manusia, para peneliti menemukan bahwa 1 gram zat tersebut mampu menyerap 45,1 gram (1,6 oz) lemak matang. Agar bubuk lebih mudah dicerna, sebagian dienkapsulasi, dan sebagian ditekan menjadi bentuk kerupuk tipis.

"Setelah tertelan, kapsul atau kerupuk menyerap senyawa lemak (seperti lemak hewani) dan membentuk gumpalan serat berlapis lemak," kata Phan Toan Thang, seperti dikutip dari newatlas.com.

Benjolan berlapis lemak ini kemudian akan keluar dari sistem pencernaan dalam satu hingga tiga hari, mirip dengan makanan lain yang kita konsumsi.

Baca Juga: Tak Hanya Sehat, Daun Nanas Ternyata Berguna untuk Menyerap Lemak
Mengintip Manfaat Kulit Nanas yang Bisa Tingkatkan Imun Tubuh



Selain daun nanas, para ilmuwan juga menyatakan bahwa jenis lain dari limbah pertanian selulosa tinggi, seperti ampas tebu juga dapat digunakan sebagai bahan untuk menyerap lemak dalam pencernaan.

Para peneliti masih melakukan studi lebih lanjut untuk melihat seberapa efektif bubuk daun nenas dalam saluran pencernaan manusia yang sebenarnya. Namun sejalan dengan penelitian tersebut, pihak National University of Singapore saat ini sedang mencari mitra komersial untuk mengembangkan teknologi ini lebih lanjut.

Video Terkait