Varietas Baru Nanas Taiwan Dapat Perlindungan Intelektual di Jepang

Buah nanas. (Piqsels)

Editor: Tatang Adhiwidharta - Rabu, 18 Mei 2022 | 16:30 WIB

Institut Penelitian Pertanian Taiwan telah menerima perlindungan kekayaan intelektual sementara untuk varietas nanas baru yang dikembangkannya pada tahun 2019, sebagaimana diberitakan Taipei Times.

Perlindungan kekayaan intelektual itu didapat setelah mendaftarkan kultivar baru tersebut ke Kementerian Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan Jepang pada tahun lalu.

Varietas baru bernama Tainung No. 23 itu dikembangkan oleh Institut Percobaan Pertanian Chiayi, yang telah memperkenalkan 18 varietas nanas yang berbeda di Taiwan sejak tahun 1934.

Pada 18 Oktober 2021, institut itu mendaftarkan varietas nanas baru ke Kementerian Jepang untuk mendapat perlindungan kekayaan intelektual di pasar Jepang.

Kementerian Jepang kemudian memberikan perlindungan sementara kepada Tainung No. 23 pada tanggal 6 Mei kemarin. Evaluasi lebih lanjut akan dilakukan di Jepang sebelum memutuskan perlindungan penuh.

Baca Juga: Varietas Baru Nanas Taiwan Dapat Perlindungan Intelektual di Jepang
Ini Jenis dan Gejala Serangan Hama Tanaman Nanas

Pendaftaran kekayaan intelektual produk pertanian dilakukan guna mencegah vendor lain untuk memasarkan varietas baru sebagai milik mereka. Tainung No. 23 memiliki aroma mangga, rasa lembut, dan tidak tampak ada serat. Varietas tersebut memiliki umur simpan yang lama sehingga cocok untuk ekspor.

Jepang telah menjadi tujuan utama ekspor nanas Taiwan, setelah Cina melarang impor buah Taiwan pada Februari tahun lalu. Menurut data statistik Dewan Pertanian Taiwan, negara itu mengekspor 28.664 ton buah nanas pada tahun lalu, dan sekitar 17.850 ton atau 62,3 persennya dikirim ke Jepang.

Sementara itu, Cina mengimpor 50.168 ton nanas dari Taiwan pada 2019 dan 41.661 ton pada 2020.

 

Video Terkait