Cara Sederhana Basmi Hama Tanaman Kentang dengan Serat Pohon Pisang

Ilustrasi Tanaman Kentang (Foto : Pixabay)

Editor: Dera - Kamis, 9 Juni 2022 | 19:45 WIB

Sariagri - Nematoda sista kentang (Potato cyst nematodes) adalah hama utama yang menjadi musuh petani kentang di seluruh dunia. Hama ini sebenarnya bisa dibasmi dengan pestisida, akan tetapi hal tersebut membutuhkan biaya mahal dan tentu ada efek samping yang merugikan lingkungan dan konsumen kentang.

Namun tahukah Sobat Agri, ternyata ada loh cara sederhana untuk memberantasnya yakni menggunakan kantong yang terbuat dari serat pohon pisang.

Nematoda sista kentang (Potato cyst nematodes) kentang adalah hama yang cerdas. Cacing mikroskopis ini menggeliat di tanah dan merusak akar tanaman kentang muda. Serangan hama ini bisa memotong panen hingga 70 persen.

Hama nematoda sista kentang juga sulit untuk diberantas lantaran telurnya terlindungi di dalam tubuh induknya yang mati dan mengeras menjadi kista yang dapat bertahan hidup di tanah selama bertahun-tahun.

Penggunaan teknologi sederhana kantong kulit pisang ini diyakini dapat melipatgandakan hasil, dan memangkas kebutuhan pestisida tanah untuk memberantas hama. Kantong ini akan mengganggu penetasan nematoda sista dan mencegah hama ini menemukan akar kentang.

Kantong serat pohon pisang untuk basmi hama tanaman kentang. (Potatopro)
Kantong serat pohon pisang untuk basmi hama tanaman kentang. (Potatopro)

Dikenal dengan teknik 'bungkus dan tanam', solusinya melibatkan pembungkusan benih kentang sebelum ditanam, dalam kertas penyerap tebal yang terbuat dari serat tanaman pisang. Teknik ini memberikan penghalang dan pelindung bagi tanaman terhadap kerusakan oleh nematoda sista kentang.

Seperti dilansir dari science.org, peneliti menjelaskan bahwa serat tubular dan berpori dari kertas serat pisang perlahan-lahan melepaskan pestisida di tanah selama beberapa minggu sebelum rusak. Pada saat itu, tanaman telah cukup berkembang sehingga meskipun terinfeksi, tanaman tersebut sudah memiliki sistem akar yang sehat.

Dalam uji coba di pertanian kentang di Kenya, teknik baru ini bisa meningkatkan hasil panen hingga lima kali lipat, dan secara dramatis mengurangi kebutuhan akan pestisida.

Gagasan penggunaan kantong dari kulit pisang untuk memberantas hama nematoda sista kentang ini sebenarnya cudah cukup lama. Teknik ini muncul dari hasil uji coba para peneliti di North Carolina State University (NC State).

Dari hasil studi lanjutan, peneliti menemukan bahwa serat pisang menyerap 94 persen senyawa. Hal ini membuat tingkat penetasan telur nematoda menurun hingga 85 persen. Eksperimen lain menunjukkan bahwa nematoda yang menetas jauh lebih kecil kemungkinannya untuk dapat menemukan akar kentang yang tertutup kantong.

Baca Juga: Cara Sederhana Basmi Hama Tanaman Kentang dengan Serat Pohon Pisang
Antisipasi Hama, Babinsa Bantu Petani Jaga Kesuburan Tanaman Padi



Nematoda tanah merupakan masalah bagi berbagai jenis tanaman. Untuk kentang, nematoda kista emas (Globodera rostochiensis) merupakan ancaman dunia. Tanaman yang akarnya terinfeksi, daunnya akan layu dan berwarna kekuningan. Kentang yang dihasilkan akan berukuran lebih kecil dan banyak luka dikulit hingga dagingnya, sehingga tidak laku dijual.

 

Video Terkait