Ambisi Cina Genjot Industri Gingseng dengan Target Nilai Produksi Fantastis

Ilustrasi - Akar ginseng. (Pxhere)

Editor: Arif Sodhiq - Senin, 13 Juni 2022 | 10:45 WIB

Sariagri - Cina akan meningkatkan industri ginseng di Provinsi Jilin dengan target total nilai produksi 11,9 miliar dolar AS (sekitar Rp174 triliun) pada 2025 dan 100 miliar yuan (sekitar Rp218 triliun) pada 2030. Ginseng dikenal dapat membantu meningkatkan kesehatan. 

Provinsi Jilin merupakan wilayah produksi utama ginseng di Cina. Data statistik Cina menunjukkan daerah ini memproduksi sekitar 60 persen dari total ginseng negeri tirai bambu.

Dilansir Xinhua, pemerintah daerah Jilin telah mengumumkan langkah-langkah dukungan untuk mewujudkan target, antara lain melalui penanaman ginseng, pengembangan produk, pembuatan merek dan pencarian dana.

"Pedoman dukungan akan fokus pada peningkatan inovasi ilmiah dan teknologi dalam industri ginseng di Jilin yang dapat membuat industri dan produk ginseng relevan lebih kompetitif di pasar," kata Chen Changbao, Wakil Kepala Changchun University of Chinese Medicine dikutip Xinhua.

Baca Juga: Ambisi Cina Genjot Industri Gingseng dengan Target Nilai Produksi Fantastis
Tanaman Obat Kaltim yang Tokcer, Bisa Jadi Bisnis Menjanjikan



Wakil Kepala Departemen Pertanian dan Urusan Pedesaan Provinsi Jilin, Liu Wen Guo mengatakan akan berusaha melakukan terobosan baru dalam teknologi yang melibatkan budidaya varietas baru, penanaman lebih efisien dan pengolahan mendalam selama periode Rencana Lima Tahun ke-14 (2021-2025) sehingga dapat mendorong industri ginseng ke jalur cepat produksi tinggi.

Sebagai informasi, tahun lalu total nilai produksi rantai industri ginseng di Jilin telah melampaui 60 miliar yuan (sekitar Rp130,9 triliun) atau naik 5,2 persen dari tahun sebelumnya.

 

Video Terkait