Lama Menunggu, Alpukat Asal Negara Ini Bisa Diekspor ke Cina dengan Syarat

Ilustrasi - Buah alpukat. (Piqsels)

Editor: Arif Sodhiq - Selasa, 14 Juni 2022 | 16:15 WIB

Sariagri - Setelah melalu proses panjang selama bertahun-tahun, alpukat segar asal Kenya mulai mendapatkan  akses pasar ke Cina. Administrasi Umum Bea Cukai Cina mengumumkan mulai 1 Juni 2022 semua alpukat dari Kenya yang memenuhi protokol fitosanitasi dapat diekspor ke Cina.

Upaya agar alpukat segar asal Kenya mendapatkan akses ke Cina telah dimulai sejak 2019. Tetapi saat itu GACC hanya memberikan izin untuk alpukat beku karena kekhawatiran atas prevalensi lalat buah di Afrika dan kemampuan industri pertanian yang didominasi petani kecil dalam mengendalikan hama.

Sebagian besar produsen Kenya tidak memiliki kapasitas untuk memenuhi standar alpukat beku yang ditetapkan Cina atau tidak ingin berinvestasi dengan menciptakan produk. Akibatnya hanya satu kontainer alpukat beku yang diekspor dari Kenya ke Cina pada 2020.

Dilansir producereport, pembukaan pasar Cina untuk alpukat segar asal Kenya disambut baik petani dan pemilik gudang pengepakan. Namun semua masih harus melewati beberapa rintangan agar alpukat mereka memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan dan layak ekspor. Ini menunjukkan betapa pentingnya pasar Cina bagi Kenya, produsen alpukat terbesar di Afrika.

Protokol Cina menyebutkan hanya alpukat Hass diekspor ke negara itu. Persyaratan lainnya ekspor hanya untuk alpukat dari kebun dan gudang terdaftar yang disetujui Layanan Inspektorat Kesehatan Tanaman Kenya dan GACC.

Selain itu alpukat merupakan hasil kebun yang harus mengikuti praktik pertanian baik dan memiliki rencana pengelolaan hama terpadu. Ini untuk menghilangkan sembilan hama tercantum dalam protokol. Hama ini mencakup tiga jenis lalat buah yaitu lalat buah Mediterania, lalat buah mangga dan lalat buah Natal.

Baca Juga: Lama Menunggu, Alpukat Asal Negara Ini Bisa Diekspor ke Cina dengan Syarat
Jangan Asal Tanam, Begini Cara Dapatkan Alpukat Berkualitas Menurut Ahli

Serangkaian persyaratan lain juga diberlakukan terkait pemrosesan, pembersihan dan penyimpanan alpukat yang dikirim ke Cina.

Kenya merupakan produsen dan pengekspor alpukat terbesar di Afrika. Negara itu menyumbang hampir setengah dari total ekspor buah di kawasan itu, dengan musim alpukat pertengahan Februari hingga November. Pada tahun 2021, Kenya mengekspor 84.000 ton alpukat dengan tujuan utama termasuk Uni Emirat Arab, Finlandia dan Prancis.

Video Terkait