Selain Sehat, Protein Kentang Bagus untuk Menambah Massa Otot

Ilustrasi kentang. (Pixabay)

Editor: Dera - Kamis, 16 Juni 2022 | 15:10 WIB

Sariagri - Pola makan berbasis tanaman atau makanan nabati kini semakin populer di seluruh dunia, terutama di kalangan komunitas medis dan olahraga. Namun beberapa kalangan masih meragukan efektifitas penggunaan tanaman sebagai sumber protein dalam produk nutrisi olahraga.

Ahli gizi olahraga percaya bahwa senyawa tertentu dalam tanaman dapat menurunkan bioavailabilitas atau daya cerna protein. Beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa tanaman tidak menyediakan semua asam amino esensial yang tersedia dari sumber makanan berbasis daging.

Namun sebuah studi baru di Universitas Maastricht di Belanda menjawab keraguan ini. Mereka mengambil contoh kentang sebagai sumber protein dan menyimpulkan bahwa kentang dapat diandalkan sebagai sumber protein seperti halnya susu hewani.

"Hasil penelitian adalah bahwa konsumsi protein yang berasal dari kentang dapat meningkatkan tingkat sintesis protein otot saat istirahat dan berolahraga, dan respons ini tidak berbeda dengan mengonsumsi protein susu dalam jumlah yang setara," jelas Dr. Luc J.C. van Loon, peneliti yang juga profesor fisiologi olahraga dan nutrisi di Pusat Medis Universitas Maastricht, seperti dilansir dari Antara. 

Berbicara dengan Medical News Today, ia menambahkan bahwa protein turunan dari kentang dapat seefektif protein hewani berkualitas tinggi untuk merangsang tingkat sintesis protein otot in vivo pada manusia.

Kentang memang hanya mengandung 1,5 persen protein berdasarkan berat segarnya. Namun konsentrat protein dapat diekstraksi dari residu jus kentang. Dr. van Loon dan rekan penulisnya menemukan bahwa komposisi asam amino protein kentang sangat mirip dengan protein susu.

Baca Juga: Selain Sehat, Protein Kentang Bagus untuk Menambah Massa Otot
Manfaat Kentang, Bikin Kulit Halus hingga Jaga Kesehatan Otak



Mereka menyatakan bahwa umbi kentang juga menyediakan semua asam amino esensial individu dalam jumlah yang cukup sesuai dengan persyaratan asam amino WHO/FAO/UNU.

Untuk membuktikan teorinya ini, Dr. van Loon juga telah melakukan studi pada 24 orang pria. Mereka diberi asupan kentang kemudian diukur tingkat sintesis protein otot (MPS)nya. Studi tersebut menyimpulkan bahwa konsumsi 30g protein kentang terbukti sangat merangsang sintesis protein otot selama pemulihan dari latihan olah raga.

Video Terkait