9 Jenis Bunga Keladi yang Paling Populer di Indonesia

Ilustrasi bunga keladi (Pixabay)

Editor: Tanti Malasari - Kamis, 30 Juni 2022 | 15:50 WIB

Sariagri - Bunga keladi merupakan salah satu tanaman hias yang menjadi primadona ketika masa pandemi. Bagaimana tidak, bentuknya yang eksotis dan beragam warna cerah sangat menarik hati yang memandangnya.

Harga bunga ini sangat bervariatif, mulai dari belasan ribu hingga ada yang mencapai jutaan rupiah. Lantas apa saja jenis-jenisnya yang paling banyak di minati masyarakat Indonesia? Yuk kita simak penjelasannya dibawah ini!

Jenis Bunga Keladi yang Paling Diminati

1. Keladi Gingerland

Keladi ini dicirikan dari bentuk daunnya yang seperti hati namun berukuran kecil hingga sedang. Warna daunnya yaitu putih lembut dengan pinggiran hijau tua dilengkapi dengan corak bintik yang berwarna merah.

Perpaduan warna tersebut menjadikannya sangat indah dan banyak diburu.

2. Keladi White Queen

Kedua, ada bunga keladi putih, yang memiliki ciri khas berupa warna yang berwarna putih dan tepi daun yang berwarna hijau.

Serupa dengan gingerland, namun yang membedakan keladi ini dipadukan dengan urat-urat halus berwarna hijau dengan tulang daun yang berwarna merah pekat membuat kontras dengan daunnya.

3. Keladi Candidum

Jenis bunga keladi Candidum ini hanya terdiri dari dua warna yaitu putih dan hijau. Daunnya didominasi warna putih seperti salju serta dikombinasikan dengan warna tulang daun yang hijau pekat.

Warna ini memghasilkan penilaian yang menawan dan elegan. Banyak masyarakat yang jatuh hati dan memelihara jenis keladi ini.

4. Keladi Tengkorak

Jenis keladi yang satu ini juga ternyata memiliki penggemarnya sendiri. Meskipun namanya cukup menyeramkan, namun pesona keladi ini sangat cantik.

Tak heran mengapa keladi ini banyak diburu dan dijadikan sebagai tanaman hias.

Alasan mengapa tanaman ini dinamakan bunga keladi tengkorak karena bentuk dari tulang daunnya terlihat seperti bentuk tulang rusuk manusia.

Warna keladi ini adalah warna hijau tua yang memikat. Tulang daunnya pun lebih tebal dibandingkan dengan jenis keladi lainnya.

5. Keladi Amazon

Keladi dengan nama latin Caladium Amazon sebenarnya memiliki kesamaan dengan keladi tengkorak. Keladi ini sama-sama mempunyai daun yang berwarna hijau hingga hitam serta memiliki tulang daun yang relatif tebal.

Namun, perbedaannya terletak pada batang. Keladi amazon juga tidak memiliki daun tebal, serta warna tulang daun yang cerah. Meskipun begitu, masih saja banyak orang yang menganggap keladi amazon dan keladi tengkorak adalah tanaman yang sama.

6. Keladi Hitam

Selanjutnya adalah jenis bunga keladi hitam. Keladi dengan nama latin Alocasia Plumbea ini sangat berbeda dengan jenis keladi pada umumnya. Sebab keladi hitam memiliki warna yang gelap.

Meski begitu senthe, atau nama lain keladi hitam sama-sama memiliki bentuk daun yang besar dan lebar serta tekstur kerutan di atas daunnya.

7. Keladi Semangka

Sesuai dengan namanya. Keladi ini memiliki bentuk dan motif daun yang terlihat seperti buah semangka. Karena inilah keladi ini dinamakan keladi semangka.

Pada bagian tulang daun terdapat motif hijau yang menghiasinya. Ditambah lagi di sela-selanya, terdapat pula warna putih keabu-abuan yang membentuk corak khas dari semangka.

8. Keladi Bicolor

Nama lain bunga keladi ini adalah keladi merah. Jenis keladi bicolor mempunyai dua warna, yaitu merah dan hijau. Pada bagian tulang daunnya berwarna merah, sedangkan seluruh bagian dari tanaman ini didominasi oleh warna hijau.

Baca Juga: 9 Jenis Bunga Keladi yang Paling Populer di Indonesia
Mengenal Gelombang Cinta, Tanaman Hias yang Sempat Hits dan Bikin Kantong Bolong

9. Keladi Spring Fling

Keladi ini menjadi salah satu jenis bunga keladi mahal yang ada di Indonesia. Keladi ini dicirikan dengan daun yang didominasi oleh warna merah muda dengan tulang dan pinggiran daun bercorak hijau.

Perpaduan warna tersebut membuat Keladi Spring Fling sangat indah dan menawan. Tak mengherankan mengapa tanaman ini bisa sangat mahal. Namun itu bukan masalah bagi sebagian orang. Sebab beberapa kalangan tersebut tetap membelinya sebagai dekorasi interior dalam rumah ataupun kantor.

Video Terkait