Kandungan Gula pada Lemon Lebih Tinggi dari Stroberi? Cek Faktanya

Ilustrasi Lemon (Pixabay)

Penulis: Triana, Editor: Arif Sodhiq - Minggu, 3 Juli 2022 | 14:00 WIB

Sariagri - Lemon terkenal dengan rasa asamnya, namun bukan berarti dalam buah berwarna kuning ini tidak memiliki gula. Banyak orang terkecoh dengan kandungan gula pada lemon karena rasa asamnya yang kuat.

Ternyata kandungan gula dalam lemon bisa lebih tinggi dibanding stroberi. Dengan berat masa sama, jenis buah sitrus ini punya gula lebih tinggi dibanding stroberi yang manis sekalipun.

Dilansir Culinarylore, jika hanya menghitung jumlah gula murni di dalam masing-masing buah, pernyataan bahwa kandungan gula pada lemon lebih tinggi daripada stroberi itu salah besar.

Dalam 100 gram lemon, ditemukan kandungan gula hanya sebesar 2,5 gram saja, sedangkan stroberi bisa mencapai 5 gram. Namun, beda hal jika digabungkan dengan karbohidrat sebagai kandungan “gula”.

Jumlah total karbohidrat dalam 100 gram lemon 9 gram berbanding dengan stroberi 8 gram saja. Untuk diketahui,tidak semua karbohidrat bisa dianggap gula. Beberapa karbohidrat dalam lemon justru berbentuk serat.

Lantas kenapa lemon tidak terasa manis seperti stroberi? Hal itu karena lemon mengandung persentase asam sitrat sangat tinggi dibanding stroberi. Asam sitrat mendominasi rasa manis sehingga lemon hanya terasa asam.

Apakah Lemon Aman Dikonsumsi Penderita Diabetes?

Melansir Healthline, lemon sangat aman dikonsumsi mereka yang punya risiko diabetes sekalipun. Kandungan gula di dalam lemon sangat sedikit untuk bisa menimbulkan banyak masalah kesehatan.

Baca Juga: Kandungan Gula pada Lemon Lebih Tinggi dari Stroberi? Cek Faktanya
4 Tips Agar Daging Buah Alpukat Tak Berubah Warna Cokelat

Asosiasi Diabetes Amerika memasukkan lemon sebagai superfood yang aman bagi penderita diabetes. Dengan serat dan asam tinggi, kadar indeks glikemik lemon tidak menimbulkan lonjakan kenaikan gula darah berlebih.

Bahkan air perasan lemon yang sangat asam bisa membantu memperlambat konversi pati menjadi gula, sehingga menurunkan indeks glikemik makanan.

Video Terkait