Garam Epsom, Penyubur Tanaman yang Ramah Lingkungan

Ilustrasi manfaat garam epsom untuk tanaman. (Pixabay)

Penulis: Gloria, Editor: Arif Sodhiq - Minggu, 3 Juli 2022 | 15:30 WIB

Sariagri - Garap epsom menjadi rahasia para pekebun untuk menyuburkan tanaman mereka. Meski begitu garam ini tidak bisa digunakan untuk semua tanaman. Hanya beberapa tanaman saja seperti mawar, tomat dan paprika.

Melansir Gardening Know How, garam epsom terdiri dari magnesium sulfat terhidrasi atau magnesium dan belerang. Kandungan ini penting untuk pertumbuhan tanaman yang sehat.

Manfaat garam epsom juga untuk membantu menciptaan klorofil yang penting dalam fotosintesis. Magnesium juga meningkatkan kemampuan tanaman untuk menghasilkan bunga dan buah.

Untuk tanah yang kekurangan magnesium, manfaat menambahkan garam epsom menjadi solusinya. Hal ini utnuk mengurangi penggunaan berlebihan pupuk komersial.

Tanaman seperti mawar, tomat dan paprika membutuhkan banyak magnesium. Manfaat garam epsom akan dibutuhkan oleh tanaman tersebut.

Ketika diencerkan dengan air, garam Epsom mudah diserap oleh tanaman, terutama jika digunakan sebagai semprotan daun. Sebagian besar tanaman dapat disemprot dengan larutan 2 sendok makan (30 mL) garam Epsom per galon air sebulan sekali. Untuk penyiraman yang lebih sering, setiap dua minggu, kurangi menjadi 1 sendok makan (15 mL).

Baca Juga: Garam Epsom, Penyubur Tanaman yang Ramah Lingkungan
6 Jenis Tanaman Cincau yang Bisa Ditanam di Pekarangan Rumah

Untuk tanaman mawar bisa dilakukan dengan semprotkan larutan satu sendok makan per galon air untuk setiap 31 sentimeter dari ketinggian semak.

Untuk tomat dan paprika bisa disemprotkan larutan satu sendok makan butiran garam epsom atau 30 ml per galon di sekitar transplantasi. Dan semprotkan sekali lagi setelah mekar dan berbuah.

Video Terkait