Manfaatkan Limbah Kulit Biji Kakao, Desainer Ini Ciptakan Gaun Futuristik

Gaun dari kulit cocoa (Foto: Malaymail)

Editor: Tanti Malasari - Kamis, 7 Juli 2022 | 14:00 WIB

Sariagri - Desainer Belanda Iris van Herpen merayakan 15 tahun kiprahnya dengan merancang dan menampilkan gaun-gaun spektakuler berbahan limbah kulit biji kakao. Bekerjasama dengan produsen es krim Magnum, karya yang dihasilkan lewat teknologi pencetakan 3D itu menjadi produk desain dari limbah kakao pertama di dunia.

Iris van Herpen adalah salah satu perancang busana paling avant-garde alias eksperimental, ia kerap menciptakan pakaian pahatan dan futuristik dari bahan dan teknik inovatif dengan menggunakan teknologi baru. Perancang busana ini juga telah menjadi pelopor dalam bereksperimen dengan metode pencetakan 3D yang tak terbatas.

Untuk peragaan busana merayakan ulang tahun ke-15 labelnya, Iris van Herpen melangkah lebih jauh dengan menghadirkan gaun haute couture vegan pertama. Sebuah ciptaan yang tidak luput dari perhatian.

Terinspirasi oleh rangkaian es krim Magnum Vegan, gaun itu terbuat dari limbah sekam biji kakao, diproses untuk membuat bahan biopolimer organik.

Dibuat dengan bantuan pencetakan 3D, dan lebih khusus lagi proses sintering laser selektif, kreasi ini dihiasi dengan sejumlah detail seperti hiasan tanaman berlapis tembaga, dan organza daur ulang yang disampirkan, di antara hiasan lain yang sama rumitnya.

“Saya merasa terhormat telah didekati oleh Magnum sebagai mitra untuk menghidupkan Gaun Vegan Magnum. Sebagai seorang desainer, saya selalu bekerja untuk mendorong batas-batas desain, dan kolaborasi ini benar-benar memungkinkan kami untuk mengambil satu langkah lebih jauh dengan menghubungkan bahan-bahan dari Magnum Vegan yang ikonik untuk menciptakan desain haute couture," katanya.

Baca Juga: Manfaatkan Limbah Kulit Biji Kakao, Desainer Ini Ciptakan Gaun Futuristik
Analisis Komoditas: Cuaca Tak Pasti, Picu Turbulensi Harga Kakao



"Kesempatan untuk bekerja sama dengan merek dalam inovasi mode berkelanjutan merupakan pengalaman yang sangat istimewa,” tambah Iris, seperti dilansir Malay Mail.

Supermodel Prancis Cindy Bruna dipilih untuk mempersembahkan pertunjukan perdana dunia ini di atas catwalk yang dipasang di venue lysée Montmartre di ibu kota Prancis.

Berjudul “Meta Morphism,” koleksi haute couture musim gugur-musim dingin 2022 Iris van Herpen terdiri dari 16 pakaian yang tampak futuristik yang merujuk pada berbagai identitas yang mungkin segera dapat dinikmati berkat dunia virtual yang sedang berkembang.

 

Video Terkait