Mengerikan! Infeksi Jamur Ini Buat Lalat Jantan 'Mengawini' Betina yang Sedang Sekarat

Ilustrasi lalat kawin. (Pixabay)

Editor: Tatang Adhiwidharta - Selasa, 30 November 2021 | 10:30 WIB

Sariagri - Sejenis jamur patogen dilaporkan mampu mendorong seekor lalat jantan kawin dengan betina yang mati karena terinfeksi. Jamur tersebut dapat menarik lalat jantan dengan sejenis bahan kimia yang keluar dari tubuh lalat betina yang telah mati.

Melansir Live Science, Jamur Entomophthora muscae mematikan tersebut menginfeksi dengan cara menarik lalat rumah dan memanipulasi perilaku mereka. Setelah terinfeksi lalat akan naik ke permukaan yang lebih tinggi seperti pada batang atau ranting tanaman yang tinggi.

Lalat tersebut kemudian hinggap dan mati di sana dengan sayap terentang sehingga spora jamur yang tumbuh dari tubuh mereka akan akan menyebar lebih banyak. Tetapi bagi lalat betina, kengerian tidak berakhir dengan kematian mereka.

Jamur itu akan mengeluarkan bahan kimia yang menyerupai aroma ketika mereka siap kawin. Aroma seksi itu sangat kuat, sehingga menarik lalat jantan yang sehat dan mendorong mereka untuk mengawini betina yang sudah mati.

Pada akhirnya jantan menjadi terinfeksi dan terbang untuk menyebarkan spora jamur pada lalat lainnya. Andreas Naundrup Hansen, seorang peneliti mikrobiologi di Universitas Kopenhagen yang mempelajari jamur ini terkejut melihat bahwa lalat jantan yang sehat di laboratorium sangat tertarik untuk kawin dengan betina yang mati dan terinfeksi.

"Kami sangat ingin tahu tentang perilaku aneh ini, karena jelas tampak berbahaya bagi lalat jantan melakukan kontak intim dengan mayat yang secara aktif mengeluarkan konidia (spora) menular," kata Hansen seperti dikutip Live Science.

Spora jamur menginfeksi dengan menumpang pada tubuh lalat, kemudian jamur tumbuh dan menembus kutikula luar lalat yang keras. "Jamur kemudian mulai tumbuh di dalam hemocoel, yaitu aliran darah pada lalat, dan menyerap nutrisi dari tubuh lalat saat tumbuh, kata Hansen.

Lalat yang terinfeksi mati sekitar lima sampai delapan hari kemudian, dan spora muncul dari serangga yang mati kira-kira dua jam setelah kematian. Ketika para peneliti mengawinkan lalat jantan dengan lalat betina mati baik yang terinfeksi jamur maupun tidak, mereka menemukan bahwa lalat jantan lebih sering mencoba kawin dengan mayat yang terinfeksi.

Baca Juga: Mengerikan! Infeksi Jamur Ini Buat Lalat Jantan 'Mengawini' Betina yang Sedang Sekarat
Mengenal Hama dan Penyakit Pohon Mangga

Fenomena ini menunjukkan bahwa sesuatu jamur yang menginfeksi tubuh lalat betina lebih memikat. Analisis kimia yang dihasilkan mengungkapkan adanya campuran beberapa senyawa yang menurut penelitian dapat memikat lalat jantan lebih kuat.

Dua senyawa yang ditemukan dalam aroma lalat mati tersebut adalah etil oktanoat dan sekelompok bahan kimia yang dikenal sebagai seskuiterpen, yang keduanya dikenal karena kemampuannya memikat serangga. Meskipun spora muncul dari tubuh betina hanya beberapa jam setelah serangga mati, mayat tersebut paling menarik bagi jantan selama tahap akhir produksi spora, yaitu kira-kira 25 hingga 30 jam setelah kematian.

Video Terkait