Agar Tetap Sehat, Ini Manfaat Belerang untuk Tanaman

Ilustrasi Belerang. (Foter)

Editor: Tatang Adhiwidharta - Kamis, 2 Desember 2021 | 17:10 WIB

Sariagri - Belerang atau sulfur merupakan salah satu unsur mineral yang baik untuk tanaman. Ia sama pentingnya dengan fosfor dan dianggap sebagai mineral penting yang dapat menyuburkan tanah.

Melansir the gardening cook, belerang pada tumbuhan dapat membentuk enzim penting dan membantu pembentukan protein tumbuhan. Belerang dibutuhkan tanaman dalam jumlah yang sangat rendah, tetapi kekurangan mineral ini dapat menyebabkan masalah kesehatan tanaman yang serius dan hilangnya vitalitas.

Fungsi belerang untuk tanaman

Tanaman hanya membutuhkan 4,5 - 13 kilogram belerang per hektar. Belerang juga bertindak sebagai kondisioner tanah dan membantu mengurangi kandungan natrium tanah.

Belerang dalam tanaman merupakan komponen dari beberapa vitamin yang penting untuk membantu memberi rasa pada tanaman seperti mustard, bawang merah dan bawang putih.

Belerang yang dicampurkan dalam pupuk dapat membantu produksi minyak pada biji atau buah. Peran belerang sebagai kondisioner tanah untuk mengurangi natrium membutuhkan 450-900 kilogram per acre (4.000 meter persegi).

Kekurangan belerang di tanah jarang ditemukan, tetapi cenderung terjadi apabila aplikasi pupuk rutin dan tanah tidak meresap secara memadai.

Sumber belerang untuk tanaman

Belerang bisa ditemukan di dalam tanah dan terutama diperoleh melalui pupuk dan pestisida. Beberapa mineral yang ditemukan di tanah mengandung belerang, yang dilepaskan saat mineral terurai. Sumber belerang utama lainnya untuk tanaman adalah pupuk kandang.

Sumber belerang yang kurang jelas bagi tanaman adalah dari atmosfer. Pembakaran bahan bakar melepaskan belerang dioksida, yang diambil tanaman ke dalam jaringan mereka selama respirasi.

Ciri tanah kekurangan belerang

Tanaman yang tidak mampu menyerap cukup belerang akan menunjukkan daun menguning yang tampaknya sangat mirip dengan defisiensi nitrogen. Dengan penipisan belerang, masalah cenderung muncul pada daun yang lebih muda terlebih dahulu diikuti oleh daun yang lebih tua.

Pada tanaman yang kekurangan nitrogen, daun yang lebih tua di bagian bawah pertama kali akan terpengaruh, kemudian bergerak ke atas.

Peran belerang sebagai nutrisi paling nyata adalah pada tanaman sawi, yang akan menunjukkan gejala daun menguning pada awal perkembangannya. Tes tanah tidak dapat diandalkan, sehingga sebagian besar petani profesional mengandalkan tes jaringan tanaman untuk memverifikasi kekurangan di tanah.

Jika tanaman menunjukkan tanda-tanda penipisan belerang, cobalah pupuk kandang yang tidak membahayakan tanaman dan perlahan-lahan akan melarutkan belerang di tanah saat menjadi kompos.

Menurunkan kadar pH tanah

Petani di daerah dengan curah hujan terbatas dan sedikit berkapur akan memiliki tingkat pH yang tinggi. Sebagian besar tanaman menyukai pH sedang. Belerang berguna untuk menurunkan pH tanah yang tinggi.

Baca Juga: Agar Tetap Sehat, Ini Manfaat Belerang untuk Tanaman
Rajin Kunyah Daun Mint Rasakan Segudang Manfaat Kesehatan Ini

Belerang selalu direkomendasikan untuk tanaman berbiji yang mengandung minyak dan biasanya digunakan dari bubuk belerang atau pestisida. Sebagian besar pupuk juga mengandung belerang yang cukup untuk meningkatkan kesuburan tanah.

Berhati-hatilah dan ikuti instruksi penggunaan belerang untuk berkebun. Terlalu banyak belerang di tanah juga dapat menyebabkan masalah penyerapan nutrisi lainnya.

Video Terkait